Lotim Corongrakyat.co.id- Tenaga Kerja Indonesia ( TKI ) Asal Bagik Cendol Desa Kuang Rundun Kecamatan Jerowaru atas Nama Amin terdampar di Pontianak Kalimantan Barat jum’at (7/2). Amin, bersama orang tuanya Muhammad terdampar karena tidak mempunyai biaya untuk pulang ke daerah asal.
Parahnya lagi, sang anak Amin saat ini sedang sakit parah, seluruh tubuhnya tidak bisa digerakkan, sejak dari perjalanan Malasyia ke Pontianak. Setelah mendapat informasi di Media Sosial Ketua Dewan Pimpinan Cabang ( DPC ) Serikat Buruh Migran Indonesia ( SBMI ) Usman, S.Pd. langsung berkordinasi dengan Ketua DPC SBMI Pontianak Kalbar meminta menelusuri informasi terkait terdamparnya TKI asal Lombok Timur tersebut.
“ Kemarin ( Jum’at red ) saya langsung kontak SBMI Pontianak untuk meminta bantuan terkait hal tersebut, terang saja informasi bahwa ternyata betul warga kita terdampar disana ( Pontianak red ) anaknya bernama Amin sedang sakit keras,” Teranagnya.
Setelah memperoleh informasi utuh, Usman langsung berkordiasi dengan Balai Pelayanan Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia ( BP3TKI ),untuk membantu proses pengobatan Amin, dan berkomunikasi dengan pihak Rumah Sakit Sudarso Pontianak, mengingat TKI Ayah dan Anak ini kehabisan biaya untuk hal tersebut.
Setelah mendapat respon positif dari BP3TKI Pontianak, Selanjutnya SBMI Lotim berkoordinasi dengan Kepala Bidang Penempatan Tenaga Kerja Pada Dinas Tenaga Kerja dan Transimigrasi Lombok Timur Muh. Hirsan, untuk mencari jalan kelur atas apa yang dialami dua Buruh Migran ini.
“ Alhamdulilah Pak Kabid langsung merespon cepat hal ini, setelah kita berikan informasi, dan Disnakertras Lotim memastikan akan menanggung seluruh biaya pengobatan, dan langsung beliau ( Muh. Hirsan red ) berkoordinasi dengan pihak BP3TKI ) Pontianak,” Terang Usman.
Usman juga mengatakan bawah TKI ini menyeberang dari Malasyia Barat mengunakan biro jasa ( Tekong red ), dan sempat diperas oleh oknum tekong, dan luntang lantung diperjalanan selama 4 hari “ Kondisi kedua warga kita sangat lusuh, hampir mau mati di tipu oknum tekong yang mefasilitasi kepulangannya lewat kapal laut,” Jelasnya.
Sementara itu Kabid Pelatihan dan Penempatan Tenaga Kerja Pada Disnakertas Lotim Muh. Hirsan yang dikomfirasi terkait hal tersebut membenarkan bahwa dua TKI asal Kuang Rundun terdampar di pontianak dalam kondisi Sakit Keras.

“ Kemari ( Jum’at ) saya dapat informasi dari Ketua SBMI Lotim, terkait TKI kita yang terdampar di Pontianak dalam keadaan sakit, yakni Amin dan Muhammad,” Jelas Hirsan.
Setelah itu dirinya meminta nomor Kontak orang tua Amin, untuk memperoleh detail tentang informasi dirinya dan anaknya yang terdampar, setelah itu mendapat informasi lengkap dirinya langsung berkoordinasi dengan pihak BP3TKI NTB untuk membangun komunikasi lanjutan dengan pihak BP3TKI pontianak.
“ Alhamdulilah atas komunikasi SBMI Pontianak dan BP3TKI Pontianak, Amin hari ini dibawa ke Rumah sakit Sudarso Pontianak untuk dilakukan perawatan,” Teranagnya.

Sementara itu Pihak RSUD Sudarso yang dihubung via Telpon membenarkan bawah Pasien atas nama Amin asal NTB sudah dirawat di rumah sakit “ Betul sekali pak Pasien atas nama Amin asal Lombok NTB baru saja dirawat Rumah sakit atas jaminan pembiayaan Disnaker Lombok,” Kata Salah satu Petugas RSUD Sudarso Via Telpon. Yang merekomendasi kepada media untuk menghubugi Bagian Humas RSUD Sudarso jam kerja. (Cr-02)

