Tak Diundang, Anggota DPRD Lotim Kritisi Kegiatan MTQ Nasinal XXVI di Kota Mataram.

Ketua Partai Nasdem Lombok Timur Syamsul Rijal S.Ag
Ketua Partai Nasdem Lombok Timur Syamsul Rijal S.Ag

Lombok Timur, CR – Senin (1/8/2016). Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Lombok Timur (Lotim) Dari Fraksi Restorasi Keadilan dari Partai Nasdem kritisi kegiatan MTQ Tingkat Nasional XXVI yang diselenggarakan di
Kota Mataram.

Pasalnya, dalam pembukaan MTQ yang dilaksanakan pada Sabtu (30/07/2016) kemarin, seluruh anggota dewan yang ada di Lotim tidak mendapatkan undangan dari pemerintah provinsi NTB selaku penyelenggara kegiatan MTQ Tingkat Nasional.

Menurut Syamsul Rijal dan Mustayib Anggota DPRD dari Partai Nasdem kepada wartawan media ini menyampaikan, mestinya pemerintah Provinsi NTB itu harus dapat mengundang semua pejabat Bupati dan anggota DPRD yang ada di pulau Lombok ini khususnya, untuk dapat hadir dalam kegiatan tersebut.

“Bukan berarti kami selaku anggota DPRD kepingin diundang dalam kegiatan pembukaan MTQ itu oleh pemerintah NTB, akan tetapi maksudnya, supaya kita bisa secara bersama-sama  mensukseskan kegiatan itu dalam rangka membangun NTB tercinta ini, karena mengingat kegiatan tersebut sifatnya skala nasional dan kebetulan saja diselenggarakan di kota Mataram”.Jelasnya

Ia juga menambahkan, jangan sampai ada kesan hanya disaat pencalonan Gubernur saja baru kabupaten Lombok Timur ini dilirik, dan ketika ada kegiatan skala nasional seperti sekarang ini Lotim dilupakan, lanjutnya.

“Ini adalah momen nasional, jadi semua wakil rakyat (DPRD) harus tahu, jangan hanya DPRD kota saja yang diundang dalam  MTQ itu, sementara anggota DPRD lotim tidak diundang, seolah-olah Lotim saat ini selalu di anak tirikan oleh Gubernur yang dimana Gubernur sendiri notabenenya dari Lotim”, katanya.

Selain soal undangan MTQ, anggota DPRD Lotim  ini juga mengkritisi soal pembangunan infrastruktur jalan, dimana di Kabupaten Lobar, Kota Mataram dan KLU rata-rata sudah dibangunkan bay pass jalur dua, kenapa di Lotim tidak ada, dan untuk lombok Timur Mana.

“Kasihan Lotim ini, meskipun gubernurnya berasal dari Lotim, akan tetapi apa yang pernah diberikan kepeda Lotim, dan itu sangat kita sayangkan sampai dengan saat ini, ucapnya. (Ari)