Dalam upaya memutus mata rantai penyebaran covid-19, selain melakukan sosialisasi dan edukasi, Pemerintah Desa (Pemdes) Rensing Raya, Kecamatan Sakra Barat membagikan peralatan penunjang Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS).
LOMBOK TIMUR, Corongrakyat.co.id -Dampak pandemi Corona virus Disease 2019 atau Covid-19 sudah dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat di Indonesia, tak terkecuali warga yang tinggal di Desa sekalipun.Sejak awal terjadinya pandemi Covid-19, pemerintah secara berjenjang mulai dari pusat sampai ke pemerintah desa telah melakukan langkah-langkah percepatan penanganan Covid-19.
Kepala Desa Rensing Raya, Munawair Haris, S.Pd.I menuturkan, semakin bertambahnya jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) virus corona atau Covid-19 di Kabupaten Lombok Timur, Pemerintah Desa Rensing Raya, Kecamatan Sakra Barat telah membagikan peralatan penunjang Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS).
“Kami memberikan tempat cuci, sabun, disinfektan di tempat umum terutama mushola dan masjid, serta ribuan masker kepada masyarakat. Ini untuk mengedukasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat,” Ungkap Munawir. 29/04.
Menurut Kepala Desa, tugas masyarakat adalah memutus mata rantai penyebaran Covid-19 dengan mengikuti imbauan pemerintah. Ini wujud dukungan kepada tenaga medis yang terus berjuang melakukan penyembuhan pasien.
Pentingnya mata rantai penyebaran diputus agar tidak ada penambahan orang yang terinfeksi, sehingga apabila seluruh yang positif disembuhkan oleh tenaga medis, tempat umum dan ruang publik sudah steril, saat itu pandemi Covi-19 akan berhenti.
“Masyarakat harus tetap optimistis dan berpikir positif dengan saling mendukung agar terhentinya pandemi Covid-19.” Katanya
Munawir yang juga merupakan sekertaris Forum Komunikasi Kepala Desa (FKKD) Lombok Timur itu menambahkan, Posko Desa Tanggap Covid-19, terus melakukan sterilisasi, serta pendataan keluar masuknya warga antar Dese yang masuk Desa Rensing Raya. Pemerintah Desa mewajibkan warga dengan perjalanan luar kota untuk melakukan isolasi mandiri, dan melaporkan ke perangkat desa atau satgas bila terjadi keluhan kesehatan.
Lebih jauh Munawir Haris menuturkan selain membagikan PHBS langkah pertama yang dilakukan oleh Desa beserta jajarannya adalah dengan membentuk satgas penanganan Covid-19 tingkat desa sesuai dengan arahan dari pemerintah pusat, Gubernur, Bupati.
Satgas Covid-19 Desa tersebut diketuai oleh Kepala Desa, satgas Desa berperan menjalankan tugas untuk membantu percepatan penanganan Covid-19, mulai dari langkah pencegahan, penanganan sesuai protokol kesehatan sampai penyaluran program-program bantuan dari pemerintah pusat, provinsi, maupun kabupaten atau kota.
“Kami terus melakukan sosialisasi dan edukasi, mengkampanyekan kepada warga masyarakat desa tentang langkah-langkah pencegahan penularan virus Covid-19 dan sosialisasi pentingnya menerapkan pola hidup bersih dan sehat kepada seluruh warga Desa,” Cetusnya
Kegiatan sosialisasi dan edukasi terus dilakukan pihak Pemdes Rensing Raya dilakukan secara masif melalui berbagai media komunikasi yang ada, serta dengan memberdayakan seluruh SDM yang dimiliki pemerintah desa, tentu dengan tetap menjalankan fungsi pelayanan desa yang biasa dilakukan setiap harinya.
Selain sosialisasi dan edukasi, pemerintah Desa dalam rangka pencegahan penyebaran virus Covid-19 melakukan penyemprotan disinfektan pada titik-titik strategis yang sering digunakan oleh banyak warga, seperti fasilitas umum misalnya masjid, mushola atau angkutan umum.
Dirinya mengakui tetap bekerjasama dengan tokoh masyarakat,Polmas Dan Babinsa untuk melakukan syiar pentingnya langkah pencegahan penularan virus Covid-19, juga bekerjasama dengan pengurus masjid, agar kegiatan di masjid dan mushola pada zona hijau tetap dilaksanakan dengan menerapkan protokol kesehatan sesuai aturan dari pemerintah pusat.
Munawir Berharap agar masyarakat tetap tenang dan waspada serta mentaati anjuran pemerintah dan tim medis dalam mencegah penularan covid-19 demi kemaslahatan bersama. (CR-Wenk).

