Penambang Emas di Loteng Cenderung Brutal

Sekretraris Dinas Lingkungan Hidup Lombok Tengah lalu Rahardian MSi

Lombok Tengah, CR- Pertambangan emas yang lagi ramai diperbincangkan akhir-akhir ini di masyarakat Lombok terutama Lombok Tengah, dengan istilah cair emas di Prabu dan Sekotong Lombok Barat terasa tidak asing di telinga masyarakat Lombok, sebut saja Tambang Emas di Gunung Pendaus Jaran Desa Prabu dan Gunung Tebuak Desa Tumpak Kecamatan Pujut.

Penggaliian emas atau tambang yang sangat  marak dan tergolong massive, dengan jumlah penambang ilegal yang terdata oleh Dinas Lingkungan Hidup sekitar 60 penambang, dikatakan oleh sekertaris Dinas Lingkungan Hidup L. Rahardian,M.Si di Kantor bupati (Senin,24-07-17) kepada CR ‘ penertiban telah dilakukan oleh pihak Pol-PP, tapi karna masive dan terstruktur dan cendrung brutal, para penambang jadi sering terjadi perlawanan kepada pihak petugas,” terangnya.

Hal ini menurutnya  sangat disayangkan, hal tersebut karna sudah pasti akan berdampak kepada kelestarian alam di Lombok Selatan, sebagai destinasi wisata juga dikatakan tentang galian C (penambangan mineral batuan) yang lagi marak di areal Kute, tentu hal tersebut menjadi atensi kami, “disatu sisi sangat dibutuhkan untuk pembagunan areal KIK untuk penimbunannya, namun di sisi lain mereka dalam proses penggaliannya tidak mengantongi ijin resmi dari Dinas perijinan, kami telah bersurat ke provensi,” terangnya

Kenapa bersurat ke Pemerintah Provensi, karna ini domain provensi,

“ kami pihak kabupaten cuma pelaksana” pungkasnya di hadapan CR.(Win)