
(Photo : Kamaruzzaman)
Bencana Alam gempa Bumi Lombok sudah berlalu hampir setahun, tapi dampaknya secara sosial dan psikologi masih terasa hingga hari ini. Untuk menjamin bantuan kemanusian atau pemulihan pasca gempa Lombok, gerakan kemanusiaan Kampung Bahagia Indonesia (KBI) membangun kemitraan regional berkelanjutan dengan Pertubuhan Kebajikan Rakan Jalanan (PKRJ) atau yang populer disebut Feeding The Needy (FTN) Malaysia.
LOMBOK TIMUR, Corongrakyat.co.id – Kerjasama berkelanjutan itu ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) antara Presiden Feeding The Needy Malaysia dr. Mazlina dan kordinator Umum Gerakan kemanusiaan Kampung Bahagia Indonesia dr. H. Kurnia Akmal di Tetebatu, (06/07/2019).
Feeding The Needy Malaysia yang terdaftar secara resmi di pemerintah Malaysia atas nama Pertubuhan kebajikan rakan jalanan (PKRJ) adalah lembaga sosial kemanusiaan yang berbasis di Kuala Lumpur, Malaysia.
Koordinator Umum KBI yang juga Ketua Yayasan Kurnia Medika Jaya dr. H. Kurnia Akmal mengatakan, Kerjasama ini telah berlangsung sejak bulan November 2018, fokus pada santunan dan memberi makan warga terlantar dan miskin serta kegiatan sosial kemanusiaan lainnya dan kini sudah menjalankan program kelima FTN dan KBI.
“Selain menyalurkan bantuan logistik kepada korban bencana alam, trauma healing, juga mendukung pembangunan Hunian Sementara (Huntara) untuk korban gempa yang terletak di beberapa lokasi terdampak gempa termasuk gempa bumi teranyar yang meruntuhkan ratusan rumah warga di kecamatan montong gading Lombok Timur,” jelasnya pula.
Lebih jauh Dokter muda itu menegaskan, kerjasama ini adalah salah satu ikhtiar untuk ikut terlibat dalam upaya pemulihan Lombok pasca bencana, melalui berbagai skema kemitraan yang dibangun KBI dan NGO lokal maupun regional diharapkan pemulihan Lombok pasca bencana dapat dilakukan dengan lebih sistematis dan strategis.
Senada dengan itu, Kordinator Pelaksana Program KBI, Salman Hafiz menegaskan bahwa diperlukan kerjasama multipihak untuk terus mendukung Lombok bangkit, tak hanya dibidang kemanusiaan namun di berbagai sektor lainnya.
Ia juga melihat geliat kebangkitan Lombok itu terus bergulir.banyak relawan, aktivis dan lembaga lembaga non pemerintahan terus berupaya mendorong langkah positif itu.
“Tentu kami sangat berharap pemerintah juga mendukung dan mampu bersinergi dengan berbagai pihak yang memiliki substansi tujuan yang sama untuk membangun Lombok pasca bencana” tandas Salman.
Sementara itu, Presiden FTN Malaysia, dr. Mazlina Binti Mohamed Shariff berharap agar FTN Malaysia terus diberi kepercayaan untuk menyampaikan bantuan kepada korban gempa bumi Lombok.
“Donatur FTN telah menunjukkan konsistensi dan komitmen untuk ikut aktif mendukung pemulihan Lombok pasca bencana melalui berbagai skema program,” ujar Mazlina.
Diharapkannya pula, masyarakat Lombok yang terdampak gempa dapat segera pulih seperti sebelumnya dan pihaknya akan terus memberi kontribusi terhadap berbagai upaya untuk pemulihan tersebut.
“Program FTN juga mulai dipersiapkan memasuki tahap pengembangan sehingga beberapa program yang dilakukan diharapkan benar-benar sesuai dengan kebutuhan dan menyentuh masyarakat yang sangat membutuhkan, tambahnya pula. (cr-max)

