Pemkab Tetap Tidak Izinkan Cafe dan Penginapan Pesisir Labuhan Haji Beroperasi

Lombok Timur.Cr | Kepala Desa Labuhan Haji Pahminuddin, penuhi permintaan pengusaha Cafe Labuhan Haji untuk dapat bertemu dengan masyarakat di Kantor Desa Labuhan Haji Kamis (20/6/2019).

Dalam pertemuan Musyawarah Desa (Musdes) tersebut, tampak hadir Wakil ketua DPRD Kabupaten Lombok Timur H.Daeng Paelori, Camat Labuhan Haji Yusmeli Hartini SP, Kabid Pemasaran Dinas Pariwisata Lotim Muhir, S.Pd, Kasat Pol PP Salmun, Pelaku usaha penginapan dan Kafe pesisir Labuhan Haji, LKMD, BPD dan tokoh Masyaraka ,Tokoh Agama Labuhan Haji, Kapolsek, Danramil.

Dalam sambutannya Kepala Desa (Kades) Labuhan Haji Pahminuddin, menyampaikan, Pada dasarnya kami dari Pemdes dalam giat musyawarah hari ini dilaksanakan atas permintaan pihak pengusaha cafe untuk dapat melakukan mufakat kembali dengan masyarakat,membahas kaitan dengan apakah Cafe dan penginapan yang ada bisa beroperasi kembali atau tidak.

“Sejak tempat hiburan cafe dan penginapan itu ditutup pada Bulan April lalu oleh Pemkab Lotim melalui Sat Pol PP,  pemilik cafe sempat mendatangi kami Pemdes untuk dapat dibuatkan  rekomendasi, namun dalam hal ini kami di Pemdes pada intinya tetap meminta ketegasan dari Pemkab Lotim, apakah usaha cafe dan penginapan yang ada dapat di Op kembali atau tidak” jelasnya.

Pahmin, juga menyampaikan, “kami tidak ingin adu argumen dalam persoalan ini, intinya Lab Haji ingin yang terbaik Aman dan Tertib. Atas dasar itu kita berkumpul pada hari ini bersama dengan tokoh masyarakat agar Desa tidak salah dalam memberikan kebijakan” singkatnya.

Sementara itu Camat Labuhan Haji  Yusmeli Hartini SP, tangapi permohonan pihak Cafe, menurutnya setiap kegiatan harus dapat dipikirkan dampaknya bagi masyarakat, begitu juga terhadap Keberadaan Cafe. Keberadaan Cafe identik dengan hal yang kurang baik, apakah nanti pihak pengusaha bisa menjamin atau tidak apabila ada penjualan miras, harus kita ingat miras akan dapat merusak masyarakat” tegas Yusmeli Hartini

Selain itu dalam kesempatan tersebut juga Yusmeli, mendorong Pemdes Labuhan Haji untuk dapat membuat Perdes tentang miras, dengan harapa masyarakat dapat menjadi pengawas terhadap penggunaan miras di wilayahnya.

Di sisi lain Kasat pol Pp Kab Lotim Salmun, memberikan apresiasi kepada Kepala Desa Labuhan Haji, “Dari penjelasan Kades dan Camat, tetap mengharapkan kepada siapa saja, termasuk masyarakat yang ada di Labuhan Haji untuk dapat memberikan rasa ketenangan bagi masyarakat, andai kata tidak bisa memberikan rasa nyaman jangan melakukannya”

“Visi dan Misi Pemkab Lotim dibawah kepemimpinan Sukma itu sangat jelas, ingin menjadikan Lotim yang ASA, untuk bisa mewujudkan itu maka sangat memerlukan peran serta kita bersama, tidak bisa jalan Sendiri-sendiri tidak akan mampu. Pemkab tidak mampu mengadalkan Pol Pp kalau tidak dibantu, begitupun Pembangunan kepada masyarakat kalau tidak dibantu oleh dunia usaha maka tidak akan bisa terwujud. Meski demikian  semuanya tetap bermuara pada keamana dan ketentraman karena itu adalah ibunya dari pembangunan itu sendiri” katanya.

Terkait masalah keberadaan cafe, Kades ingin kejelasan dari Pemerintah saya bertrimakasih kepada Kades dan Camat

Tugas utama kepala wilayah dapat memberikan rasa aman dan nyaman. Masalah keamanan diwilayah merupakan tugas utama dan utama.

Keberadaan Desa wisata, Cafe itu sangat diperlukan sebagain tempat tujuan orang berwisata sehingga Pemda terus memoles labuhan haji ini dari segala aspek.

Perlu di ingat pemda tidak pernah melarang yang mau bernyayi, pemda juga tidak melarang yang mau berwisata, yang dilarang yang mengusik ketenangan masyarakat, Contoh menjual miras, Kalau jual teh kami tidak melarang dan masy tidak pernah komplin.

“Tidak mungkin Bupati sidak kalau tidak ada komplin dari masyarakat” beber Salmun

Salmun juga menegaskan diakhir rapat mengingat di masyarakat masih ada penolakan, “Kepada pengelola usaha Cafe dan penginapan, dalam hal ini Pol PP selaku pengawal sebuah kebijakan kesimpulannya Cafe belum bisa dibuka. Kalau buka saya akan datangi, kalau benar akan lebih parah lagi” tegasnya. (Ari)