PEMDA LOTIM  BEKERJASAMA DENGAN KOMPAK 

Lombok Timur. Cr | Dinas Kependudukan dan Pencatatan SIpil (DUKCAPIL) Kabupaten Lombok Timur (Kab.Lotim) bekerjasama dengan KOMPAK (Kolaborasi Masyarakat dan Pelayanan Untuk Kesejahteraan), dalam Program Kemitraan Pemerintah Australia–Indonesia,  menyelenggarakan Workshop Penyusunan Standart Operasional Prosedur UPT-DISDUKCAPIL yang berada di 10 wilayah Kecamatan-se Kabupaten Lombok Timur.

Penyusunan SOP ini, merupakan tindak lanjut dari Peraturan Bupati No. 11 Tahun 2019 Tentang Pembentukan, Kedudukan, Susunan Organisasi, Tugas dan Tatakerja Unit Pelaksana teknis Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Lombok Timur.

Tujuan kegiatan ini, adalah untuk menyusun panduan kerja dan sistem baku pelaksanaan UPT Dukcapil di kecamatan per cluster wilayah,  sehingga 10 UPT yang dibentuk, bisa memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat.

Peserta lokakarya sebanyak 60 orang,  terdiri dari seluruh jajaran DUKCAPIL dan UPT Dukcapil se-Kab Lotim.

Berbagai inovasi yang dikembangkan LOTIM untuk mempercepat kepemilikan Adminduk yaitu dengan BAKSO (Bikin Administrasi Kependudukan Secara Online), BAKVIA (Bikin Akte Kelahiran Via WA) Pelayanan Tanpa Permohonan.

Ada 3 saran pilar Perbaikan  pelayanan dasar menjadi konsep KOMPAK, yaitu Unit yang bersentuhan langsung dengan pelayanan kepada  masyarakat, Perencanaan Pembangunan Daerah ( termasuk Kecamatan dan Desa) dan Penguatan Ekonomi Lokal ( Pemberdayaan UKM).

Sementara itu Bupati Lombok Timur, H. M. Sukiman Azmy yang menghadiri sekaligus membuka acara Workshop, dalam sambutannya menyampaikan, atas nama pemerintah Lombok Timur, sangat mengapresiasi kegiatan Kompak, yang telah memfasilitasi acara workshop ini ,sehingga dapat menghasilkan  hal-hal besar bagi pelaksanaan kegiatan dupcapil Kabupaten Lotim.

Penyelanggaraan administrasi kependudukan, disamping menghasilkan dokumen yang menghasilkan berstandar komersil, juga memiliki peran strategis dimana dalam meningkatkan kwalitas bagi pelayanan publik dan dapat memanfaatkan sebagai alat bantu untuk meningkatkan pendekatan sasaran dalam menjalakan berbagai macam kegiatan dan program.

Peran strategis tesebut terlaksana, jika dari penyelenggara administrasi kependudukan dihasilkan data kependudukan yang valid. Alhamdulillah saat ini pelayanan pembuatan KTP tidak lagi memakai waktu yang cukup lama,  semua sudah diatasi dengan baik berkat inovasi dan kerjasama rekan KOMPAK. Dan sampai saat ini di Kabupaten Lotim  kepemilikan akte kelahiran sudah mencapai 81,55 persen.

Oleh karena itu, melihat kondisi saat ini kecepatan proses penyelesaian penerbitan dokumen pelayanan kependudukan pelaksanaan dikantor Camat dan terbentuknya 10 UPT diperlukan adanya SOP.

Diungkapkan Bupati juga bahwa Pelayanan itu dibagi 2 bagian yaitu pelayanan dengan hati dan pelayanan dengan kepala/otak. Kalau pelayan dengan hati itu nurani berbicara, dia akan membantu tidak ada unsur komersialnya, tetapi kalau melayani dengan otak ada unsur komersialnya. Ciri orang yang melayani dengan hati pastinya tersenyum tidak mengeluarkan raut wajah yang cemberut melainkan dengan hati nurani yang ikhlas dalam melayani masyarakat.

Kedepan Bupati berharap kepada peserta workshop untuk mendiskusikan dengan sungguh-sungguh merumuskan SOP yang memadai dan mengakomodir dukungan terhadap pelaksanaan dokumentasi pelayanan yang berkualitas di Lotim,  ungkap Sukiman mengakhiri sambutannya.

Workshop yang berlangsung selama 2 hari  (12 Sampai dengan 13 juni 2019) dihadiri Kepala Dinas Dukcapil, Kabag Organisasi. (Red-Cr)