Pedagang Buah Taman Kota Rugi Hingga Jutaan Rupiah Perhari

Pedagang buah di Taman Kota Selong
Pedagang buah di Taman Kota Selong

Lombok Timur, Corong Rakyat – Akibat dampak di relokasi dan posisi berjualan yang tidak strategis dinilai menjadi faktor utama para pedagang buah yang ada di Taman Kota Selong Kabupaten Lombok Timur mengalami kerugian hingga mencapai jutaan Rupiah per hari.

Sehingga dengan demikian, dalam waktu dekat ini sejumlah pedagang buah yang ada di Lapak Hutan Taman Kota Selong, Kabupaten Lombok Timur (Lotim) berencana akan mengadukan hal tersebut ke Bupati Lotim H. Moch Ali Bin Dachlan, sembari membawa buah yang sudah membusuk kehadapan bupati.

Menurut para pedagang, Pak Man asal Kota Selong, yang berhasil dimintai keterangannya oleh CR, Kamis (18/02/2016) menyampaikan bahwa  setelah mereka  direlokasi oleh pemerintah ke tempat yang baru ini, para  pedagang buah yang ada di taman kota Selong tidak merasa untung.

“Malah sebaliknya kami merugi hingga mencapai jutaan rupiah,” katanya.

Para pedagang buah juga menilai, pihak pemerintah dalam hal ini Kantor Dinas Kebersihan dan Tata Kota tidak cakap dalam menyusun grand disain. lapak yang dibangun tempat para pedagang direlokasi saat ini diduga salah desain dan dibangun secara asal-asalan.

“Bagaimana jualan kami  bisa laku, kalau kenyataannya tempat kami berjualan saat ini dipager besi dan ditutup seperti itu,” sambungnya.

Namun demikian, adapun harapan para pedagang pada pemerintah Lotim agar mampu memberikan solusi yang baik, agar para pedagang buah tidak merugi lagi, paling tidak tempat tersebut harus terbuka dan tidak lagi dibatasi oleh pagar besi, karena  dapat menghalangi pandangan masyarakat yang ingin berbelanja.

“Kami para pedagang buah tidak menolak untuk direlokasi ketempat baru dan para pedagang tetap mengikuti kebijakan pemerintah, kendati demikian ,paling tidak pagar pembatas yang ada saat ini dibongkar,” harap mereka. (Ari)