oleh

Masa Pandemi, Pilkades Serentak 2021 Perlu Perhatian dan Kesiapan Khusus

banner 300500

Asisten Bupati bidang Pemerintah dan Kesra Mengingatkan perlunya kerja sama berbagai pihak menyukseskan Pilkades serentak 2021. Terlebih pelaksanaannya masih dalam situasi pandemi covid-19. Sinergitas semua pihak sangat dibutuhkan agar Pilkades tidak menjadi klaster baru penyebaran covid-19.

LOMBOK TIMUR, Corongrakyat. co.idPenyelenggaraan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak Tahun 2021 Kabupaten Lombok Timur di tengah pandemi memerlukan perhatian dan kesiapan khusus. Karena itu digelar rapat konsolidasi dengan seluruh pihak terkait lingkup pemerintahan Kabupaten Lombok Timur.

Rapat yang dipimpin Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra tersebut berlangsung di Ballroom Kantor Bupati Kabupaten Lombok Timur, Rabu,02/05/2021.

Hadir dalam rapat tersebut Pimpinan OPD terkait seperti Kesbangpoldagri, Satuan Polisi Pamong Praja, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Panitia Pengawas Pemilu, Polres Lombok Timur, dan panitia Pilkades dari masing-masing desa yang melaksanakan Pilkades tahun 2021.t

Dalam kesempatan tersebut, Asisten  bidang Pemerintah dan Kesra Lalu Dami Ahyani menyampaikan, pelaksanaan Pilkades serentak tahun 2021 butuh kesiapan. Ia mempertanyakan kesiapan masing-masing Desa, Seperti apa kesiapan bagi setiap desa untuk bakal calonnya masing-masing.

Lalu Dami juga mengingatkan perlunya kerja sama berbagai pihak dalam rangka mensukseskan Pilkades serentak tersebut. Terlebih pelaksanaannya masih dalam situasi pandemi covid-19.

“Sinergisitas semua pihak sangat dibutuhkan agar Pilkades tidak menjadi klaster baru penyebaran covid-19,” Ujarnya.

Ia menekankan pentingnya  menjalankan protokol kesehatan dalam setiap tahapan, termasuk pada hari H pemilihan nantinya.

Sementara itu, terkait pelaksanaan tahapan Pilkades seluruh Desa yang melaksanakan Pilkades, yaitu 29 desa, sudah melakukan penjaringan bakal calon. Diketahui terdapat 11 Desa yang jumlah bakal calonnya lebih dari 5 orang, sementaranya sisanya hanya memiliki dua bakal calon. Hal tersebut, ditegaskan Lalu Dami, merupakan tugas panitia Desa baik dalam penyaringan, pemungutan suara, hingga penetapan. Panitia kabupaten tidak boleh mengambil alih tugas panitia Desa.

Diharapkan kepala Desa yang kelak terpilih merupakan figur yang baik dan peka terhadap segala sesuatu yang terjadi di masyarakat untuk mewujudkan tatanan kehidupan yang adil, makmur, dan sejahtera.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *