UPK Mart Montong Gading dijalankan dengan konsep pemberdayaan masyarakat yang nantinya 15% dari keuntungan UPK Mart ini akan dialokasikan ke Fakir miskin dan anak yatim.
LOMBOK TIMUR,Corongrakyat.co.id –Sebagai sarana menampung dan memasarkan hasil olahan lokal dan kelompok binaan di kecamatan Montong Baan, Unit Pengelola Kegiatan (UPK) Dana Amanah Pemberdayaan Masyarakat (DAPM) melaunching UPK Mart Montong Gading yang berlangsung Kamis, 03/12.
Hadir dalam acara tersebut Ketua TP PKK Lombok Timur, 5 orang perwakilan kelompok Perempuan binaan UPK DAPM dari masing masing Desa, kepala Desa, tokoh agama dan masyarakat ada di kecamatan Montong Gading.
Ketua UPK DAPM Kecamatan Montong Gading Sadli,S.Pi menuturkan
UPK DAPM ini fokus mengelola simpan pinjam yang di kelola khusus untuk kelompok perempuan. Sejak awal kelompok yang dibina ada 170 kelompok yang sampai sekarang sudah berkembang menjadi 350 lebih kelompok dengan anggota 3600 orang . Sampai saat ini UPK mengelola dana yang modal awalnya sekitar 2 milyar hingga saat ini sudah berkembang menjadi 4,7 milyar.
Sadli menambahkan, kelompok kelompok yang dibina adalah para pedagang di pedesaan. Dengan melihat peluang ini maka pihaknya kembangkan ke usaha UPK Mart.”Kita tidak bisa halangi keluarnya izin ritel modern yang kita tidak tau siapa pemiliknya. kita tidak perlu bersusah payah untuk menghalangi mereka, tetapi mari kita buat rit yang seperti mereka yang tentu berlandaskan kepada masyarakat,” Terang nya.
Sadli menambahkan UPK Mart ini dijalankan dengan konsep pemberdayaan masyarakat yang nantinya 15% dari keuntungan UPK Mart ini akan dialokasikan ke fakir miskin dan anak yatim. Kedepannya UPK Mart ini disiapkan untuk kelompok kelompok binaan yang memiliki produksi atau hasil karya nya akan dipasarkan di UPK Mart.
“Tentunya di UPK Mart ini kami utamakan produk produk lokal sesuai standar yang sudah berlaku baik yang bisa masuk di ritel ritel modern. Oleh karen itu, kami berkomitmen dan berkeyakinan bahwa ini akan berkembang, karena ini adalah milik masyarakat khusu nya yang ada di kecamatan montong gading , kami berharap akan berkembang ke kecamatan lain,” Imbuhnya.
Masih Kata Sadli, terkait dengan dana sosial sejak tahun 2008 sampai 2019, dana sosial yang di gulirkan ke masyarakat khusunya ke anak yatim dan fakir miskin sudah berjumlah lebih dari 500 juta.,”Inilah perbedaan kami dengan yang lain, kami tetap alokasikan ke masyarakat setiap tahun di kecamatan Montong Gading dan insyaallah untuk 2020 ini alokasi dana yang 15% itu kami akan salurkan di awal tahun 2021,” Kata Sadli yang juga alumni organisasi HMI itu.
Lebih jauh sadli menerangkan, khusus di bidang perempuan pihaknya akan pasilitas melalui UPK Mart. Mereka bisa membeli barang disini dengan grosiran yang tentu jauh lebih murah di bandingkan dengan toko toko ritel modern di luar.
“Dibuktikan dengan kemarin dibuka, antusias masyarakat dengan keberadaan UPK Mart ini sangat luar biasa,” Tutupnya. (Cr-wenk).

