Ketika Guru Minta Kaji Ulang Kebijakan Mendikbud

Ketua PGRI NTB, Drs. H.M. Ali H Rahim M.Pd
Ketua PGRI NTB, Drs. H.M. Ali H Rahim M.Pd

MATARAM, CR –Pendidikan memiliki peran yang cukup sentral, dan guru ibarat jantung dari pendidikan.Karena baik buruknya kualitas pendidikan, guru memiliki pengaruh atau andil yang cukup besar di dalamnya.Kualitas kemudian menjadi sebuah tantangan global yang harus dijawab. Keberadaan guru yang diibaratkan sebagai hidden curiculum, karena  kerap digugu dan ditiru oleh pecerta didiknya, tentu harus mempersiapkan diri untuk meningkatkan kualitasnya dalam proses belajar mengajar. Upaya peningkatan kualitas dapat dilakukan dengan berbagai hal, entah itu melalui pelatihan

tau seminar oleh lembaga-lembaga yang bergerak di bidang pendidikan, entah formal atau non formal. Namun belakangan, pelatihan-pelatihan yang diselenggarakan untuk para guru mendapat sorotan dari kementrian pendididkan dan kebudayaan republik Indonesia yang menilai penyelenggaraan  pelatihan dimaksud adalah sebuah pemborosan.

Tak pelak,kemudian muncul wacana dari mendikbud untuk meniadakan pelatihan bagi para guru. Sikap pro dan kontra sejak muncuatnya wacana tersebut kemudian muncul dari berbagai kalangan, termasuk guru.

Adalah Ketua PGRI NTB, Drs. H.M. Ali H Rahim M.Pd menilai wacana kemendikbud cukup bagus. Namun, sebelum wacana tersebut diterapkan, pemerintah terlebih dahulu harus melakukan kajian mendalam.“Pelatihan guru terkait pengembangan profesi harus tetap berjalan,” katanya sembari menambahan hal itu dimaksudkan untuk meningkatkan sumber daya manusia guru.

Ke depan, PGRI akan mengusulkan program-program sistemik peningkatan guru di NTB, seperti diklat. “Kita ingin memberikan pemahaman yang spesifik sesuai rumpun mata pelajaran disemua jenjang pendidikan,’ katanya.Saat ini PGRI juga telah melakukan kerjasama dengan Badan Kepegawaian Daerah dan Diklat NTB untuk pengembangan profesi guru.

“Kita juga ingin mensteralkan program-program profesi guru di masing-masing kabupaten/kota yang akan terus kami pantau perkembangannya,” tandasnya.(cr-dani)