Musyawarah Nasional (Munas) Dewan Pengurus Nasional Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (DPN HKTI) akan dihelat pada 12 Maret 2020 di Istana Negara dan Hotel Sultan Jakarta, bebera tokoh Nasional digadang akan meramaikan bursa pencalonan untuk memperebutkan posisi Ketua Umum DPN HKTI periode 2020 – 2025.
LOMBOK TIMUR, Corongrakyat.co.id – Dari sejumlah tokoh Nasional yang akan bertarung di moment Lima Tahunan itu, mencuat nama Jenderal (Purn) Moeldoko sebagai kandidat terkuat sebagai calon Ketua Umum terkuat.
Ketua Dewan Pengurus Provinsi (DPP) HKTI NTB, H. Rumaksi pada Corong Rakyat di Pendopo 2 Wakil Bupati Lombok Timur, Sabtu (07/03/2020) menegaskan, bahwa pihaknya akan mendorong dan mendukung penuh Jenderal (Purn) Moeldoko untuk kembali menakhodai DPN HKTI.
“Berdasarkan hasil konsolidasi pra Munas, jajaran DPP HKTI NTB beserta seluruh Dewan Pengurus Kabupaten/ Kota yang tersebar diwikayah Provinsi NTB telah bersepakat untuk mengusung Moeldoko kembali memimpin DPN HKTI,” ujar H. Rumaksi.
Lebih jauh Ketua DPP HKTI NTB yang juga Wakil Bupati Lombk Timur itu menandaskan, pihaknya mendukung penuh Kepala Staf Kepresidenan itu untuk kembali menjadi Ketua Umum DPN HKTI semata-mata karena dibawah kepemimpinan Moeldoko HKTI di seluruh penjuru Nusantara bisa dihidupkan, dimana sebelumnya HKTI terkesan “Hidup Segan Mati Tak Mau.”
Masih menurut H. Rumaksi, sosok Moeldoko adalah seorang pemimpin visioner dan sangat peduli dengan HKTI baik dari tingkat Nasional hingga pengurus tingkat desa.
“Sejak menjabat sebagai Ketua Umum DPN HKTI dari 2017 hingga saat ini, Pak Moeldoko terbukti telah mampu memberdayakan petani dan Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) yang ada diseluruh belahan penjuru tanah air ini,” ujar H. Rumaksi.
Selain itu, lanjut H. Rumaksi, selama HKTI dipimpin oleh mantan Panglima TNI itu, banyak petani mengaku bangga menjadi anggota HKTI, bahkan kini sebagian besar petani di NTB menjadi semakin oftimis dapat meningkatkan hasil produksi pertanian, baik kualitas maupun kuantitas terutama untuk jenis tanaman bawang putih dan jagung.
“Pokoknya, Jenderal (Purn) Moeldoko harus kembali memimpin DPN HKTI. Pak Moeldoko harga mati,” pungkas H. Rumaksi. (CR-01)





