Pemuda masa kini harus terus menjaga sepirit pemuda sebagai Pemuda Agent of Change, Agent of Social Control dan Agent of Intelektual.
LOMBOK TIMUR, Corongrakyat.co.id -Komisi Pemilihan Umum (KPU) Lombok Timur melalui Ketua Divisi Teknis Penyelenggaraan Pemilu KPU Lombok Timur menjadi pemateri pada acara pengakraban peserta didik LPK Nolen Training Center Lombok Timur, Senin 10/08/ 2020.
Muliyadi, S.Pd Ketua Divisi Teknis Penyelenggaraan KPU Kabupaten Lombok Timur dalam materinya menyampaikan, pemuda memiliki peran yang besar dalam perjalanan bangsa ini. dimulai dari Sumpah Pemuda 28 Oktober 1928, Proklamasi (Pristiwa Rengasdeklok) dan Repormasi 1998. Untuk itu sebagai pemuda masa kini kita harus terus menjaga sepirit pemuda sebagai Pemuda Agent of Change, Agent of Social Control dan Agent of Intelektual.
Muliyadi menambahakan, pemuda dan mahasiswa para generasi harapan yang selalu mampu membawa perubahan bagi negara Indonesia, sebagai agent dalam mengontrol keadaan negara, bukan untuk sekedar mengkritik, tetapi juga memberikan kontribusi yang riil untuk perubahan yang lebih baik.
“Pemuda dan mahasiswa sebagai kaum intelektual harus bersikap berani dan kritis
sebagai pemuda harus paham sejarah dan jangan melupakan sejarah bagaimana para pendahulu kita mencapai kemerdekaan dan apa cita-cita para pendiri bangsa ini,” Paparnya.
Masih kata Muliyadi, cita-cita para pendiri bangsa untuk menjadikan bangsa Indonesia sebagai sebuah bangsa yang berdaulat secara politik, berdikari secara ekonomi, dan berkepribadian secara kebudayaan harus terus diikthiarkan untuk dapat terwujud. Sebagai pemuda dimana negara adalah negara demokrais harus memahami pentingnya demokrasi.
“Demokrasi membuka ruang untuk setiap warga negara agar terlibat secara luas dalam pengelolaan negara, dalam demokrasi, semua lapisan masyarakat menikmati peluang keterlibatan, hak dan kewajiban yang sama. Hal ini menjadikan demokrasi mampu mencegah munculnya penguasaan yang menindas,” Imbuhnya.
Mantan Aktivis Himpunan Mahasiswa Islam(HMI) cabang Selong itu juga menguraikan, demokrasi menyediakan peluang yang lebih besar agar kebutuhan masyarakat dipenuhi oleh negara. Karena dengan keterlibatanya maka masyarakat bisa dengan mudah mengaspirasikan kepentingan dalam penentuan kebijakan yang diambil negara untuk kesejahteraan.
“Demokrasi sesungguhnya adalah adanya Kesetaraan dan Keadilan, Asas kesetaraan dan keadilan Termuat dan diperaktekan dalam Pemilu dimana berlaku asas “One Person One Vote One Value”
Salah satu prinsip demokrasi adalah Kedaulatan Rakyat sebagaimana yang termuat dalam Perubahan Ketiga Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 tanggal 1–9 November 2001 Pasal 1 ayat 2,” Tegas Muliyadi.
Pada acara yang mengusung tema “Peran Generasi Muda Dalam Demokrasi, Pemilu dan Pembangunan Nasional” , Muliyadi juga menyampaikan, pelaksanaan kedaulatan rakyat tersebut sebagaimana amanat UU 7 tahun 2017 tentang Pemilu adalah melalui Pemilu. Oleh karena itu sebagai pemuda mari bersama sama kawal demokrasi di negara kita dan berpartisipasi aktif dalam setiap tahapan pemilu.
“Dalam pembangunan nasional kita juga harus berkontribusi aktif salah satunya menjadi pribadi pemuda yang unggul yaitu pemuda yang memiliki pengetahuan luas, memiliki skill yang mempuni, memiliki karakter yang unggul dan memiliki semangat membangun bangsa dan negara,”Tutupnya. (Cr-Wenk).

