Wagub NTB menyampaikan bahwa dari rapat yang terakhir dilaksanakan pada tangga 18 januari lalu, persiapan HPN mencapai 97%. Jadi, rapat tersebut dilakukan untuk memastikan persiapan 97% menjadi 100%. Rencananya puncak acara HPN ini akan dihadiri oleh Presiden RI Joko Widodo dan beberapa duta besar

Mataram, Corong Rakyat– Wakil Gubernur Nusa Tenggara Barat H. Muh. Amin, SH, M.Si membuka rapat finalisasi persiapan HPN 2016 di ruang rapat utama kantor gubernur, Selasa (2/2/2016). Rapat ini dihadiri oleh Plt. Asisten I Tata Praja dan Aparatur Drs. H. Wildan, Ketua Panitia Daerah HPN H. Ismail Husni, seluruh Pimpinan SKPD dan anggota FKPD lingkup Provinsi NTB.
Dalam rapat tersebut, Wagub NTB menyampaikan bahwa dari rapat yang terakhir dilaksanakan pada tangga 18 januari lalu, persiapan HPN mencapai 97%. Jadi, rapat tersebut dilakukan untuk memastikan persiapan 97% menjadi 100%. Rencananya puncak acara HPN ini akan dihadiri oleh Presiden RI Joko Widodo dan beberapa duta besar.
“Oleh karena itu, kita harus mematangkan persiapan, kalau perlu kita melaksanakan rapat darurat untuk mengantisipasi hal-hal yang di luar kendali. Seperti diketahui bersama saat ini kita memasuki musim hujan, jadi kita harus mengantisipasi adanya perubahan cuaca”, tambahnya.
Pada kesempatan yang sama, Kepala Biro Humas dan Protokol H. Yusron Hadi, ST., M.Um melaporkan penyelenggaraan HPN mulai dari tanggal 4-10 Februari 2016 dan puncak acara pada tanggal 9 Februari dilaksanakan di Pantai Kuta, Lombok Tengah. Pada tanggal 4 Februari 2016 akan dilaksanakan acara bakti sosial, seperti donor darah dan operasi katarak.
“Pada tanggal 9 Februari 2016 akan ada operasi bibir sumbing dan operasi hernia yang di hadiri langsung oleh Presiden RI Joko Widodo”, jelasnya.
Lebih lanjut, ia menyampaikan pada tanggal 8 Februari akan diselenggarakan Forum Investasi Bersama yang diikuti oleh 14 duta besar dan 7 perwakilan dari negara-negara sahabat dan 9 wartawan asing. Demi alasan keamanan acara investment forum akan dilaksanakan di Mataram.
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata H. Lalu Moh Faozal, S.Sos. M.Si menyampaikan ada beberapa perubahan lokasi puncak acara yang harusnya di pantai Tanjung Aan berubah ke Pantai Kuta. Pada puncak acara tanggal 9 Februari akan dilaksanakan dengan konsep panggung terbuka menghadap ke pantai.
“Nantinya tempat tersebut dapat menampung 1000 tamu dan terkait kebutuhan listrik kami akan menggunakan genset untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan selama acara berlangsung”, ujarnya.
Kepala BPKM-PT Ir. Ridwansyah, MTP menyampaikan Forum Investasi Bersama adalah ajang meningkatkan potensi investasi di Provinsi NTB, terutama dalam bidang pariwisata seperti Mandalika Resort, Global Hub, dan Kawasan Wisata Samota.
“Oleh karena itu, kami mengundang secara khusus Menteri Komunikasi Malaysia”, jelasnya.
Berdasarkan pemaparan dari pihak terkait Wagub menyimpulkan bahwa persiapan HPN sudah matang. Tetapi, perlu diadakan rapat internal untuk koordinasi lebih lanjut, sehingga semua berjalan dengan lancar.
“Undangan harus dicek kembali agar tidak ada undangan yang terlewatkan. Jadi, harus ada koordinasi antara panitia pusat dengan panitia daerah untuk memastikan kehadiran peserta”, ujarnya. Mengakhiri rapat tersebut, Wagub berkali-kali mengingatkan untuk mematangkan persiapan di puncak acara HPN, karena puncak acara adalah inti dari HPN.
“Koordinasi antar seksi acara perlu dilakukan demi suksesnya acara ini,”, pungkasnya. (Afif)

