HMI Cabang Selong Tuan Rumah Musda Badko HMI Nusra

 

Musyawarah Daerah (Musda) Badko Nusra XVI di Lombok Timur
Musyawarah Daerah (Musda) Badko Nusra XVI di Lombok Timur

LOMBOK TIMUR, Corong Rakyat –Tidak kurang  dari 10 Cabang dari provinsi, BALI, NTB dan NTT  yang tergabung dalam Badan Koordinasi Nusa Tenggara (Badko Nusra) menghadiri acara Musyawarah Daerah (Musda) Badko Nusra XVI di Lombok Timur, dari tanggal 8 – 11 September 2016. Ketua panitia sekaligus tim caretaker Badko HMI Nusra, Sabarudin Indra Wijaya,S.Pd.  saat menyampaikan laporan panitia, Kamis (8/9) mengatakan, bahwa dalam sejarah Musda Badko Nusra hanya sekarang semua peserta ditiga provinsi hadir 80 persen. Ini menandakan bahwa besar kepedulian semua cabang terhadap kelangsungan Badko kedepan, karena untuk mengahadirkan peserta ditiga provinsi yang secara letak geografis terpisah dengan pulau rupanya tidak menjadi kendala,pulau yang terpisa bisa disatukan dengan satu idelogi.

“Sejarah singkat terjadinya dicaretaker,  sejak musda ke-XV tahun 2014 lalu, dimana terpilih pengurus baru tidak pernah menjalankan program kerja selama 1 periode, sehingga Pengurus Besar (PB) HMI mengambil alih kepengurusan sampai mengantarkan ke Musda dan terpilih Pengurus Baru nanti,” ujar Sabaruddin.

Lebih jauh ia mengatakan, Musda Badko HMI direncanakan selama 3 hari berturut, dan pemilihan HMI Cabang Selong sebagai tuan rumah merupakan pertimbangan dari tiem caretaker karena selong merupakan daerah sentral sehingga mampu meringankan perjalanan peserta.

Sementara itu, Ketua DPD I KNPI Provinsi NTB Hamdan Kasim, dalam sambutannya ia mengatakan, bahwa pihaknya siap bekerja sama dengan Badko HMI Nusra dalam membangun daerah dan memberantas kriminal demi kemajuan daerah.

“Bagi calon pemimpin yang menahkodai HMI Badko selama 2 tahun kedepan, harus mampu membangun komunikasi dan konsolidasi tanpa batas,” tegasnya pula.

Sementara itu, Ketua Majelis Daerah KAHMI Lombok Timur, Ahmad Roji,SE.dalam sambutannya didepan 83 peserta, HMI di Badko  Nusra masih ada reputasi didaerah dan KAHMI Lombok Timur menyambut baik atas dilaksanakan Musda Badko di Pondok Ghiroh, kec. Masbagik.

Dikesempatan terakhir, Bupati Lombok Timur Dr.H. Moh. Ali Bin Dachlan,MH, dalam sambutannya ia menegaskan, HMI adalah salah satu tempat proses untuk belajar, karena di HMI diajarkan multi fungsi.

“Bagi kader yang merusak lebih baik anda tidak masuk HMI yaa, dan kalauanda menjadi pengurus atau Ketua Umum menggunakan uang, maka anda bertentangan dengan agama dan para pelaku itu pendosa, jangan biarkan pikiran kotor anda merusak tujuan HMI,” tegas Ali dengan nada khasnya.

Lebih jauh lelaki yang dikenal dengan sebutan Sang Pendobrak itu menjelaskan sejarah singkat masuknya HMI di kabupaten Lombok Timur.

HMI pertama kali masuk di kampus Universitas Gunung Rinjani (UGR) pada tahun 1999. Karena kegelisahan lantaran tidak ada HMI yang mewarnai kampusnya sehingga diijinkan salah satu kader yaitu Ahmad Roji yang menjadi Ketua Umum pertama kali dan sekaligus membawa HMI masuk dikabupaten Lombok Timur dan sekarang menjadi ketua majelis daerah Kahmi Lombok Timur.(cr-han)