Hearing ke Kantor Desa, Warga Tuntut Keseriusan Pemekaran Dusun

Masyarakat surabaya  di empat kekadusan mendatangi kantor Desa untuk meminta keterangan terkait pemekaran Dusun yang sampai saat belum jelas kelanjutaannya.

LOMBOK TIMUR, Corongrakyat.co.id -Puluhan masyarakat Desa dari berbagai wilayah datangi kantor Desa surabaya terkait kejelasan pemekaran Dusun yang sudah diajukan beberapa waktu lalu. Masyarakat surabaya  di empat kekadusan mendatangi kantor Desa untuk meminta keterangan terkait pemekaran Dusun yang sampai saat belum jelas kelanjutaannya.

Salah seorang tokoh pemuda Desa setempat Subqi menuturkan, aksi hearing yang dilakukannya hari ini untuk meminta kejelasan terkait pengajuan pemekaraan Dusun yang sebelumnya Ada 4 wilayah yang mengusulkan pemekaran  yaitu Pesok pemekaran dari Dusun Monjet, Gubuk Lauk dari pemekaran Gubuk Tengak, Kentari dari pemekaran Dusun Lede, Batu Jaran dari Pemekaran Dusun Santong.

“Sementara usulan itu kami masukkan sejak 2019 , namun Pemerintah Desa (Pemdes) Surabaya sepertinya tidak pernah meneruskan usulan tersebut ke Kabupaten sedangkan saat ini pemekaran dusun sudah tutup,” Ujarnya. 12/08

Menurutnya, pemekaran ini menjadi kebutuhan masyarakat setempat. Terlebih lagi dengan kondisi di Desa yang dinilai kurang merata dalam pembangunannya. Mereka melihat bahwa pembangunan desa hanya dipusatkan di beberapa dusun saja.

“Dengan adanya pemekaran ini saya yakin roda pemerintahan akan lebih cepat, pertumbuhan ekonomi akan lebih cepat,” Imbuhnya.

Dirinya berharap ada kejelasan dalam hal usulan yang telah diajukan. Karena rakyat ingin ada kejelasan, termasuk dalam persoalan moratorium yang telah dikeluarkan oleh Menteri Dalam Negeri.

“Kami harap pemerintah Desa memberikan kejelasan terkait usulan yang pernah kami ajukan, sehingga masyarakat di bawah tidak bingung dengan kondisi seperti ini. Selain itu juga Pemdes harus memberikan dukungan kepada kami untuk memperjuagkan proses  ini,”Tandasnya Subqi.

Menurut keterangan Subqi, masa hearing belum dapat kepastian apapun sampai hari ini, dikarenakan Kepala Desa tidak ada di kantor Desa hanya diterima oleh beberapa staf .

“Menerut stafnya, Kades Ada urusan di Selong. Kami hanya di terinma oleh beberapa staf. Oleh karena itu kami akan melanjutiakn aksi heraing ini sampai ada kejelasan dari pihak Desa,” Tutup nya. (Cr-wenk).