
Lombok Timur, CR – Memasuki hari ke 5 Operasi Gatarin, Satuan Lalu Lintas (Sat Lantas) Polres Lombok Timur (Lotim) berhasil menjaring 1.350 pelanggar lalu lintas .
Menurut Kasat Lantas AKP. Bayu Eko Pandu Winoto. SIK. Saat ditemui CR diruang kerjanya, Jum’at (20/05/2016). Dari 1.350 jumlah pelanggar yang dapat dijaring kebanyakan pelanggarnya di dominasi oleh para remaja.
Jenis pelanggaran yang paling banyak dilanggar antara lain tidak memakai helm, tidak taat administrasi serta pelanggaran tidak memiliki SIM(Surat Izin Mengemudi),
“Jenis pelanggaran belum sadar memakai helm di Kab Lotim cukup tinggi, kemudian disusul kurang taat administrasi dan SIM,” tuturnya.
Namun demikian menurut Kasat Lantas , untuk taat administrasi saat ini di Lotim sudah mulai menunjukkan peningkatan, Sedangkan kesadaran memakai Helm masih saja rendah, padahal Sat Lantas lebih menekankan pada pengendara untuk memakai helm pengaman, karena menurut Kasat lantas yang ramah ini, SIM atau administrasi bukan kunci utama keselamatan.
“Saat ini Saya lebih memaklumi pengguna kendaraan tidak memakai SIM ketimbang tidak memakai helm,” katanya dengan tegas..
Operasi Gatarin kali ini juga tambahnya digelar sangat selektif dan priotitas utamanya adalah untuk menghadapi OP ketupat mendatang dan Sat Lantas Lombok Timur juga terus menjaring kendaraan-kendaraan yang menggunakan knalpot resing dan mereka tidak memakai helm. (Ari)

