FKPMBI Desak PTUN Bertindak Adil Terkait Dugaan Ijazah Palsu Bupati Bima

Forum Komunitas Pemuda Mahasiswa Bima Indonesia (FKPMBI) menggelar aksi Unjuk Rasa ( Unras) yang bertempat di Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) jalan lingkar Kota Mataram Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB). Selasa (17/5/2016) pukul 10.15 wita.

Massa peserta Aksi Unjuk Rasa di depan PTUN Mataram
Massa peserta Aksi Unjuk Rasa di depan PTUN Mataram

Mataram, CR- Sebelum melakukan unras massa aksi berkumpul dijalan Pemuda dan dilanjut menuju ke PTUN dengan menggunakan sepeda motor. Kordinator lapangan Muryadin menggelar aksi dengan beranggotakan sekitar 26 orang dan melakukan unras terkait adanya dugaan menggunakan ijazah paket C yang palsu untuk mengikuti pemilukada saat itu.

” Yang saat itu dipergunakan oleh Indah Putri Damayanti (Dinda) yang saat ini telah menjadi Bupati Kabupaten Bima,” kata korlap Muryadin pantauan langsung dari media ini di lapangan pada saat orasi didepan PTUN.

Pada saat massa aksi melakukan unras, sempat dihadang oleh pendukung Bupati Bima. Sehingga massa aksi melakukan orasi didepan PTUN.

” Kami mahasiswa peduli kepada masyarakat Bima, kami tidak ingin ada kontak fisik dan kami mahasiswa hanya ingin PTUN untuk bertindak adil atas kasus yang melibatkan Bupati Bima yang kami duga menggunakan ijazah palsu,” katanya.

Sekitar pukul 10.35 Wita massa aksi meninggalkan PTUN, karena merasa kecewa  aksinya dihalangi oleh pendukung Bupati Bima yang berjumlah sekitar sekitar 30 orang saat itu berada di PTUN.(BC)