Dispar Lotim Kecewakan Kades yang Tak Setorkan Even Budayanya

Muhir, Kabid Pemasaran Dinas Pariwisata Kab. Lombok Timur.

Lombok Timur. Kepala Bidang (Kabid) Pemasaran pada Dinas Pariwisata Kabupaten Lombok Timur Muhir, merasa kecewa kepada beberapa Kepala Desa (Kades) yang ada di Kabupaten Lombok Timur (Kab.Lotim), sampai dengan saat ini belum menyetorkan data pelaksanaan Event pada Masing-masing Desanya ke Dinas Pariwisata Lotim

“Saya merasa kecewa kepada Kepala Desa yang tidak menyetorkan data pelaksanaan kegiatan/eventnya untuk kita bisa ajukan anggaran” cetus Muhir pada wartawan yang ditemui di Taman Rinjani Selong Selasa (9/7/2019).

Dia juga mengungkapkan, Upaya yang dilakuka Dinas Pariwisata ini sebagai bentuk partisipasi pemerintah dalam melestarikan adat istiadat kebudayaan tersebut. Namun  Dari 239 lebih Kepala Desa, yang sudah mengantar Data kegiatan Eventnya ke Dinas Pariwisata Lotim tidak sampai 10%.

Sementara Desa-Desa atau Masyarakat yang melaksanakan Event, kerap mengajuka Proposal ke Dispar, “kan tidak bisa kita akan penuhi sesuai hajatan mereka dalam hal ini masyarakat kita atas apa yang mereka minta, karena mengeluarkan uang Negara itu tidak seperti mengeluarkan uang saku pribadi. Seakan-akan Kepala Desa itu hanya punya satu Dinas DPMD saja dan ini salah satu buktinya”

“Ini kita minta data tahun 2018 untuk kita masukan kedalam agenda tahun 2020,sehingga masyarakat kita yang melakukan event-event dan ketika mengusulkan proposal dapat kita keluarkan anggarannya kalau disetujui DPRD lanjutnya, Target kita paling tidak kita bisa bantu minimal 50 kegiatan event dalam Satu Tahun”

Sementata kaitan dengan batas waktu pengusulan kegiatan event di masing-masing Desa itu sudah jelas dalam surat sampai Tanggal 5 Juli 2019.

“Itu sesuai arahan Bupati untuk dapat mengidentifikasi event-event yang dilakukan oleh masyarakat kita, atas dasar itu kemudian kita bersurat kepada semua Kepala Desa se kab lotim sejak tanggal 17 Juni 2019 lalu sampai dengan 5 Juli 2019. Surat tersebut juga kita tembuskan ke DPMD dan sebagainya” singkat Muhir.(Ari)