Desa Jurit Baru Produsen Utama Sayur Pakis

Kades Jurit Baru
Kades Jurit Baru Athar Junaidi

Lombok Timur, CR- Sebagian besar masyarakat desa Jurit Baru, Kecamatan Pringgasela memanfaatkan waktunya dengan mencari sayur pakis atau dalam bahasa Sasak disebut paku. Athar Junaidi, Kepala Desa Jurit Baru, saat ditemui di kantornya, Senin (7/3/2016) menyebutkan bahwa delapan puluh persen warganya berprofesi sebagai pencari sayur yang tumbuh di dalam hutan tersebut.

Kegiatan mencari sayur pakis dilakukan secara rutin setiap hari oleh warga disela-sela kegiatannya mencari rumput untuk makanan sapi atau melakukan kegiatan lain, seperti berkebun di lahan mereka yang berbatasan langsung dengan TNGR. Rata-rata perorang bisa menjual sayur pakis sebesar Rp 40 ribu kepada para pengepul yang juga merupakan warga Jurit Baru, ujarnya.

Pemasaran pakis tidak sulit, oleh pengepul pakis tersebut dibawa ke pasar Masbagik dan Paok Motong, bahkan sudah ada permintaan langsung dari konsumen sebesar 20 kilo gram perhari untuk pemenuhan pelanggan restaurant di kawasan Senggigi, namun permintaan tersebut terkendala saat kemarau panjang lalu, terangnya. Guna mengatasi permasalahan tersebut saat ini masyarakat sedang mencoba membudidayakan pakis agar tidak tergantung kepada hujan dan tidak selalu mengandalkan alam dengan mencari sampai ke dalam hutan, tambahnya.

“Warga juga berharap ada ruang bagi mereka untuk bisa masuk ke dalam wilayah TNGR untuk dapatkan pakis,” pungkasnya.(DS)