Daerah Jangan Menutup Diri Dari Kemajuan Zaman Atas Keberadaan Ritel Modern

Lombok Timur. CR – Terkait dengan keberadaan ritel modern Alfamart dan Indomaret yang ada di Kabupaten Lombok Timur (Kab. Lotim), berdasarkan dari sudut pandangan Ketua DPD KNPI Lombok Timur Taufik Hidayat, keberadaannya banyak memberikan sisi positif.

“Saya melihat dari satu sisi, banyak sisi positif yang bisa diambil dari keberadaan ritel modern Alfamart dan Indomaret ini, yang pertama, bayangkan saja kalau satu ritel modern itu bisa menampung tenaga kerja hingga hampir 10 orang, apa lagi kalau kemudian ritel modern ini jumlahnya semakin banyak, tentu dari segi penyerapan tenaga kerja juga akan semakin banyak dan ini patut kita apresiasi” kata Taufik pada wartawan Jum’at (11/1/2019) di Selong.

Lebih lanjut Taufik mengatakan, Kita tidak bisa menutup diri dari perkembangan zaman ataupun kemajuan zaman saat ini, kalau kemudian kita menutup diri dari kemajuan ini, kapan kita akan bisa bersaing dengan Daerah-daerah lain, selamanya kita akan menjadi daerah yang tertinggal, ini tentu tidak kita inginkan, lanjutnya.

Sementara itu, menyinggung kaitan dengan kebijakan yang diambil oleh Bupati Kabupaten Lombok Timur H. M Sukiman Azmy, yang ingin melakukan pembatasan terhadap Keberadaan Ritel Modern baru di Kab. Lotim, dinilai oleh Taufik, kebijakan tersebut akan dilihat dari sisi positifnya.

“Bupati dalam melakukan kebijakan soal ritel ini, tentu kami di DPD KNPI akan melihat dari sisi positifnya lanjut Taufik, sebagai anak muda atau generasi Milenial, tentu kami merasa senang atas keberadaan toko-toko modern di Daerah kita ini, dan anak muda mana yang tidak suka dengan keberadaan toko gerai ritel modern yang selalu memanjakan para konsumennya. Bayangkan saja, kalau diwarung biasa kita beli roti misalnya, kita tidak akan mendapatkan lebih, tapi kalau misalnya kita membeli rotindi ritel modern, beli satu kadang geratis satu” jelasnya.

Namun demikian, Persoalan yang mungkin sedikit sensitif, mestinya Pemkab Lombok Timur juga harus dapat melakukan proteksi terhadap UKM kecil dan sebagainya, karena disinilah pungsinya pemerintah dan harus ada ketegasan untuk dapat mensingkronkan produk-produk yang ada di UMKM ke ritel modern, “kalau itu bisa dilaksanakan dan pemerintah hadir sebagai mediator antara UMKM dan ritel modern, tentu akan menjadi solusi, selain itu bukankah PAD yang di dapatkan dari keberadaan ritel modern ini juga cukup besar. kami DPD KNPI mendukung jika ritel modren ini tidak terlalu banyak di Kab. Lotim akan tetapi jumlahnya proporsional, sehingga dapat memancing gairah kontestasi kita dalam berwira usaha, jangan kemudian ritel modern ini dianggap pesaing, kita harus bisa mengadopsi sisi baik manajemen pemasaran yang dilakukan oleh ritel modern ini, karena kalau kita tidak move on dalam melakukan manajemen usaha saya kira kita akan tetap ketinggalan zaman” lugasnya. (Ari)