MATARAM, Corongrakyat.co.id— Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) yang diwakilkan oleh Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik (Kominfotik) NTB, Ahsanul Khalik, resmi membuka Musyawarah Wilayah (Konferwil) III Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) NTB di Mataram, Sabtu (25/7/2026).
Dalam acara tersebut, Pemprov NTB mengajak seluruh pengelola media siber untuk terus menjaga akurasi, integritas, dan kepercayaan publik di tengah pesatnya pergeseran pola konsumsi informasi masyarakat di era digital.
Melalui sambutan tertulis gubernur yang dibacakannya, Ahsanul Khalik menekankan tiga poin utama bagi ekosistem pers di NTB.
Pertama, penguatan ekosistem media lokal agar mampu tumbuh menjadi bisnis yang sehat, profesional, dan kompetitif.
Kedua, pentingnya inovasi jurnalistik tanpa mengorbankan kualitas dan etika demi menjaga kepercayaan masyarakat yang menjadi modal utama pers.
Ketiga, memperkuat sinergi yang sehat antara pemerintah, akademisi, media, dan masyarakat dalam mengawal pembangunan daerah.
Selain membacakan pesan resmi gubernur, Kadis Kominfotik NTB juga membeberkan komitmen pemerintah daerah dalam merombak tata kelola kerja sama dengan perusahaan media. Atas instruksi langsung gubernur, pembenahan dilakukan secara adil, objektif, dan transparan sesuai dengan kapasitas serta kualitas masing-masing media.
Langkah ini diambil untuk memastikan tata kelola keuangan daerah tetap akuntabel dan bebas dari temuan pemeriksaan BPK maupun Inspektorat.
“Pemprov NTB sangat terbuka terhadap kritik dan masukan dari insan pers selama disampaikan secara bertanggung jawab dan mematuhi Kode Etik Jurnalistik,” tegas Ahsanul Khalik.
Media diimbau untuk tidak sekadar berburu traffic atau sensasi, melainkan hadir sebagai pembanding informasi yang akurat di tengah maraknya berita bohong di media sosial.
Mengakhiri arahannya, Ahsanul Khalik secara resmi membuka rangkaian Konferwil III AMSI NTB dan berharap ajang ini melahirkan kepengurusan serta gagasan baru demi kemajuan pers di Nusa Tenggara Barat. (CR-Max)





