Pemerintah Desa (Pemdes) Montong Beter akan menyalurkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) kepada masyarakat terdampak covid-19 yang di anggarkan melalui dana Desa, besarannya bisa bervariasi, termasuk untuk penyaluran bantuan terdampak Covid 19.
LOMBOK TIMUR, Corongrakyat.co.id -Sekrertaris Desa (Sekdes) Montong Beter Ahmad Doni Taufiqurrahman menuturkan, besaran BLT bervariasi berdasarkan jumlah besaran Dana Desa (DD) dari mulai 25, 30 dan maksimal 35 persen dari total keseluruhan DD yang diterima Desa. Dengan adanya Permendes nomor 6 tahun 2020 sebagai perubahan Permendes nomor 11 tahun 2019 tentang proritas dana Desa tahun 2020 maka APBDes dirubah menjadi tiga peruntukan, yaitu; BLT, PKTD, pencegahan atau penanganan covid-19.
“Masyarakat penerima manfaat akan mendapatkan Rp 600 ribu per -bulan, selama April, Mei hingga Juni. Selain BLT Desa, masih ada bantuan lainnya yang akan di terima oeh masyarakat, seperti JPS Gemilang, BLT Kemensos dan bantuan dari kabupaten,” Ujarnya.
Taufiqurrahman menambahkan Saat ini, pihaknya sedang melaksanakan pendataan bagi masyarakat diluar data penerima PKH dan BPNT yang akan menerima BLT dampak corona.
“Melalui RT dan Kadus, data masyarakat yang terdampak covid-19 sesuai amanat permendes, kemudian data hasil pendataan akan kami musdeskan untuk ditetapkan oleh Kades dan mendapat pengesahan dari camat. Kemudian penyalurannya melalui rekening masing-masing penerima,” Cetus Taufik
Adapun untuk penyaluran bantuan ini, Pemdes Montong Beter masih menunggu bantuan dari JPS gemilang, Kemensos dan kabupaten supaya bisa turun sekali. Untuk pendatan BLT ini pihak Desa masih menunggu pusat biar bersamaan, dari kemensos 353 dan tambahan 11 orang .
“Kami masih menunggu minimal 3 sumber, kalaupun ada di Kabupaten karena pendataannya baru selesai hari kemarin mungkin logistiknya datangnya belakangan , kalaupun nanti terlalu lama kami menunggu mungkin lebih awal kami akan salurkan BLT dari Kemensos,JPS Gemiang dan BLT Desa,” Tuturnya
Taufik menghimbau kepada Kaur Kewilayahan supaya dalam pendataan, mengutamakan yang lebih layak dilihat dari segi ekonominya, janda di atas 60 tahun ataupun orang yang masih muda tapi sudah putus hubungan kerja (PHK)
Kalau di lihat dari jumlah KK Desa Montong Beter memang masih ada yang tidak kebagian, mengingat quota, tapi ini jug jadi kendala, banyak keluarga baru yang belum buat KK dan juga KK yang tidak terkoneksi ke Dukcapil. KK di Desa Montong Beter berjumah 2011, sedangkan yang terdaptar di capil baru sekitar 1500- an.
“Jadi, kalau di lihat sekarang jumlah bantuan dari PKH dan BPNT, ada sejumah 1692 KK yang akan menerima bantuan, belum lagi dari kecamatan, 90% masyarakat Montong Beter akan mendaptakan bantuan,”Pungkasnya.
Lebih jauh Sekdes Montong Beter itu mengatakan, yang kesulitan dibantu adalah masyarakat yang sudah bekeluarga tapi belum punya KK, tapi Ia berharap mudah-mudahan ada kebijakan lagi dari pemerintah Desa meihat kondisinya seperti ini supaya nanti bisa di buatkan paket sembakau khusus bagi yang beulm terdaptar.
“Ini masih rencana kami, untuk kami musyawarahkan bersama pihak terkaiat,” Tungkasnya.
Dirinya berharap, penyaluran BLT dapat berjalan dengan aman. Untuk itu pihak Desa selalu bekerja sama dengan pihak terkait dan keamanan dan supaya masyarakat lebih bersabar, karena pihak Desa masih menunggu bantuan-bantuan yang lain agar di salurkan secara bersamaan. (Cr-Wenk).

