Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Lombok TImur melalui kegiatan Temu Bisnis Peluang investasi, bekerjasama dengan Dinas Pariwisata , BPPD dan investor bersepakat untuk berkolaborasi mempromosikan potensi-potensi yang ada di lombok timur melalui pariwisata, Kamis (07/11/2019) di salah satu Lesehan Selong.
LOMBOK TIMUR, Corongrakyat.co.id – Kegiatan tersebut ditujukan untuk mengembangkan potensi unggulan daerah dan meningkatkan produktivitas usaha masyarakat demi terwujudnya kesejahteraan masyarakat, penurunan angka kemiskinan dan perluasan lapangan kerja.
Kepala Dinas (Kadis) PMPTSP KabupatenLombok Timur, Muksin menegaskan, Lombok Timur mempunyai banyak potensi, termasuk diantaranya adalah sektor wisata dimana pantai selatan Lombok Timur masuk katagori terbaik di dunia.
“Semua potensi investasi Lombok Timur akan dapat terekspos jika sektor pariswsat dimajukan, sebab sektor pariwisata adalah pintu masuk dunia investasi khususnya di Lombok Timur,” ujar Kadis PMPTSP.
Potensi lain di pantai selatan, lanjutnya pula, yakni surfing dan snorklingnya termasuk nomor satu di Indonesia, tentu ini menjadi suatu keuntungan bagi kita.
Selain itu juga kegitan yang bertemakan potensiku investaku ini dijadikan sebagai wadah menyerap keluhan masyarakat umum.
Adalah H. Lalu Satriadi, salah seorang tokoh masyarakat tersebut mengataka kalau pihaknya selalu mendengar keluhan masyarakat terkait geliat investasi di Lombok Timur belakangan ini,
Dikatakannya pahwa, pihaknya telah mengetahui ada perusahaan tertentu sudah membebaskan tanah dibagian selatan dan timur dengan rencana membangun peternak ayam pedaging dengan populasi Satu Juta ekor.
“Kalau itu terwujud dan diberikan izin oleh pemerintah, itu sama artinya membunuh peternak sendiri, investor seharusnya boleh menelor dan menetaskan menjual bibit bukan dia yang harus mengurus dari hulu ke hilir,” ujar H. Lalu Sateriadi.
Lebih jauh ia berharap agar investor memberikan pertumbuhan perekonomian yang signifikan sesuai dengan keinginan pemerintah dan masyarakat membuka lapangan kerja seluas-luasnya dengan gaji diatas standar nasional Indonesia yang sudah ditetapkan. (cr-weng)

