Lombok Timur. CR | Perjalanan Safari Ramadhan 1440 H / 2019 M. Pemerintah Kabupaten Lombok Timur (Lotim) pada malam ke lima ini, berada di Masjid Besar “Nurul Islam” Desa Keruak Kecamatan Keruak, Senin Malam (13/05). Safari dipimpin langsung Bupati Lotim H.M.Sukiman Azmy didampingi Jajaran lingkup Pemda Lotim dan Forkopinda. Acara dirangkaikan dengan peringatan Nuzulul Qur’an.
Camat Keruak, Kamaruddin, S.Sos, menyampaikan, secara umum keamanan Kecamatan Keruak cukup kondusif. Kondusufitas wilayah terbangun, berkat kerjasama baik masyarakat dengan pemerintah. Baik sebelum dan setelah pelaksanaan Pemilu.
Lanjutnya, dalam rangka mendukung visi dan misi pemerintah, bidang kesehatan merupakan proritas utama. Pengobatan gratis bagi masyarakat miskin, sangat dirasakan masyarakat. Hal itu dibuktikan dengan banyaknya ditandatangani SKTM, oleh Pemerintah Desa maupun Kecamatan. Semoga pelayanan berjalan lancar, berkelanjutan, dimasa yang akan datang, harapnya.
Penjabaran visi dan misi, Pemda Lotim, kaitannya dengan listrik menyala sepanjang malam sudah terpenuhi, Jalan mulus, walaupun masih ada beberapa tempat belum dihotmik di wilayah Keruak. Ia berharap tahun mendatang dapat dialokasikan dana untuk itu.
Air mengalir sepanjang tahun juga sudah terpenuhi dan tercapai dengan adanya Dam Pandan Duri, serta intensitas hujan tahun ini yang cukup sehingga tidak ada gagal panen. Tetapi untuk kebutuhan air bersih, belum terpenuhi dengan baik. Harapannya, kebutuhan air bersih ini dapat diatasi oleh Pemda, mengingat kebutuhan air bersih sangat penting sekali.
Sementara itu, Bupati H.M.Sukiman Azmy dalam sambutanya mengatakan, apa yang menjadi harapan masyarakat, jalan yang masih belum dihotmik, Pemda Lotim tahun 2019 akan memprioritaskan pembangunan infrastruktur. Hal itu, untuk menunjang kesejahteraan masyarakat yang ada di Kecamatan Keruak. Sedangkan tahun 2020, pun akan selalu prioritaskan untuk wilayah selatan. Tidak itu saja, untuk mengatasi kekurangan air bersih, Pemda Lotim, telah berupaya mencari solusi dengan cara mencari mata air dan telah menemukan tiga titik mata air, yang cukup besar yakni teraer-aer, mbung pesisok yang bisa di alirkan untuk masyarakat selatan.
Kedepan kita akan pembebasan lahan yang terdapat mata air tersebut, dan kita gunakan jaringan pipa yang sudah ada ataupun milik BWS, yang semua infrastruktur jaringan pipa ini untuk mengaliri air yang ada, yakni dari utara menuju selatan sehingga tidak ada lagi Daerah di Lombok Timur yang kekurangan air baik itu air bersih atau pun untuk irigasi jelasnya.
Selanjutnya Sukiman menyampaikan, Lotim bagian Utara dan bagian selatan tidak bisa di pisahkan. Untuk itu, mari kita menjalin hubungan yang baik karena Lotim bagian Utara, mempunyai banyak (mata air) sedangkan bagian selatan mempunyai banyak (air mata), karena daerahnya masih banyak terdampak kekeringan. Kita tinggal menunggu Moratorium di cabut, barulah Pemda Lotim, bisa melaksanakan pemekaran dan kita telah memiliki delapan Kecamatan, tinggal dua Kecamatan lagi untuk bisa menjadi 10 Kecamatan, yang merupakan salah satu syarat untuk bisa mekar menjadi Kabupaten Lombok Selatan (KLS).
Untuk itu Sukiman berharap segera sosialisasikan kepada masyarakat tentang pemekaran wilayah ini sehingga kedepan tidak terjadi kendala. Sementara DD dan ADD, ia berpesan untuk digunakan dengan jelas. Jangan sampai disalah gunakan, dengan demikian, pembangunan diwilayah Keruak dapat berjalan dengan baik, dengan tujuan masyarakat makin sejahtera.
Pada kesempatan itu juga Bupati Lombok Timur menyampaikan Inti dari Hikmah Nuzulul Qur’an. Bahwa, semua agama memiliki kitab suci, Budha Weda, Hindu tripitaka, Kristen Injil, Yahudi taurat dan Zabur, Konghucu tehtaoking, sedangkan kita yang beragama Islam adalah kitab suci Al Qur’an. Dimana semua agama samawi kitab sucinya diturunkan pada malam Ramadhan. Ramadhan artinya panas terik membakar bahkan sampai 50 derajat.
Kitab Taurat dan Zabur jaraknya 1.600 tahun baru setelah itu 400 tahun diturunkan Injil dan kemudian Al Qur’an sehingga bulan Ramadhan disebut juga Sahrul Al Qur’an.
Al-Qur’an merupakan kitab suci yang paling benar dan tetap terjaga sampai sekarang oleh Allah SWT. Maka ada beberapa syarat kitab itu dikatakan tetap suci dan terjaga keasliannya yakni tidak ada intervensi dan investasi manusia. Hanya Al-Qur’an yang masih suci dibandingkan dengan kitab-kitab samawi yang lainnya. Hanya Al-Qur’an yang dijaga kesuciannnya oleh Allah SWT. Kitab dikatakan suci jika tidak bertentangan dengan norma kehidupan. Karena jika ada kitab yang menyalahi kodrat maka tidak suci lagi. Al Qur’an adalah ajaran yang manusiawi. Kitab suci dikatakan suci jika dia tidak bertentangan dengan ilmu pengetahuan dan teknologi sebagaimana ayat-ayat yang ada dalam Al-Qur’an. Dan bukti keempat semua cerita dan riwayat yang ada di Al-Qur’an bisa dibuktikan kebenarannya sebagaimana mumi Ramses yang ditenggelamkan dalam air laut dan setelah diteliti oleh para ahli ternyata ada senyawa arsenik yang terdapat pada air laut yakni butiran garam yang baru ditemukan setelah ribuan tahun.
“Momentum bulan suci Ramadhan ini, marilah kita memperbanyak amalan-amalan yang disunahkan seperti bersodakah dan baca Al-Qur’an sehingga puasa kita ini banyak pahala, buka kembali hati kita dan saling maafkan. Mudah-mudahan kita semua termasuk dalam kategori kelompok yang mendapat Rahmat Allah SWT di bulan Ramadhan ini, Amin.
Pada kesempatan tersebut diserahkan bantuan berupa uang sebesar 30 juta dari Pemda Lotim untuk pembangunan Masjid Besar ” Nurul Islam ” dan kitab suci Al-Qur’an dari Kementrian Agama Kab.Lombok Timur, dan Baznas Lombok Timur. diterima pengurus masjid setempat. (Red-Cr)

