Air Sungai Meluap Sebabkan Longsor di Desa Madaprama

Terjadi longsor di Desa Madaprama Kecamatan Woja pada hari Jum,at lalu. Hal itu terjadi akibat banjir bandang yang di akibatkan meluapnya air di sungai Sori Manggonggi. Dimana sungai ini bermuara ke pemukiman warga yang saat itu debit air sangat deras sehingga menyebabkan terjadi longsor.

Longsor yang disebakan air Sungai meluap
Longsor yang disebakan air Sungai Sori Manggonggi meluap

Dompu, CR – Pada saat kejadian, warga sangat merasa khawatir, karena ditempat kejadian sangat dekat dengan salah satu rumah warga. Namun  dalam kejadian tersebut tidak ada korban jiwa.

“Kami sangat takut sekali, karena rumah kami sangat dekat dengan bibir sungai dan saat itu banjir sangat besar sekali, sehingga tanah pekarangan kami tidak mampu menahan debit air sungai yang datang dengan sangat derasnya,” kata Arifin saat ditemui CR di rumahnya. Senin (18/4/2016). Arifin juga berharap agar Pemerintah Daerah agar sesegera mungkin membikin bronjong agar tanah yang ada di depan rumah warga tidak terkikis oleh air sungai.

“Kami sangat berharap ada sentuhan tangan Pemerintah Daerah agar memperhatikan desa kami, karena kalau persoalan ini tidak ditindak lanjuti dengan secepat mungkin, maka perumahan warga akan mengalami dampak yang sangat buruk,” jelasnya.

Sementara itu dari Pemerintah Desa Madaprama Suradin Spd mengatakan, sungai yang ada di desanya memang kerap sekali mengalami longsor. karena dari luasnya bibir sungai dari sejak tahun 2010 itu mencapai 5 meter dan hampir tiap tahun selalu terjadi pengikisan.

“Saat ini bibir sungai di desa kami seluas 30 meter dan itu setiap banjir datang pasti selalu mengalami longsor dan itu disebabkan karena tidak adanya bronjong sebagai penahan tanah yang ada dibibir sungai,” ujar Kepala Desa (Kades) Madaprama Suradin yang dikonfirmasi dirumahnya.

Kades Madaprama juga menjelaskan bahwa beberapa tahun yang lalu pernah juga pada tahun 2009 dari Dinas Pekerjaan Umum (PU) yang datang mengukur sungai Sori Manggonggi, namun sampai saat ini belum juga ada tanda tanda dibangun bronjong.

“Informasi itu saya dapatkan dari warga dan saya belum menjabat sebagai Kades di Madaprama. Semoga saja dari Dinas PU dapat memasang bronjong, karena melihat kondisi desa ini sudah semakin parah khususnya disekitar sungai,”keluhnya.

Kades juga berharap agar adanya pihak Pemerintah Daerah Dompu datang meninjau langsung kondisi yang terjadi di Desa Madaprama.

” Kami hanya berkeinginan adan bantuan pemerintah untuk memasang bronjong sepanjang satu kilo meter diarea yang emergensi, karena bibir sungai yang ada di Desa Madaprama sudah semakin parah dan melebar ke pemukiman warga,” harapnya(BC)