Pemkab Lotim Teken MoU Pembiayaan Ultra Mikro

Bupati Lotim, HM Sukiman Azmy bersama Bersama Direktur Umum dan Keuangan BLU PIP Kementerian Keuangan RI, Sochif Winarno, Teken MoU Program Pembiayaan Ultra Mikro (UMi)

 Kementerian Keuangan melalui Badan Layanan Umum Pusat Investasi Pemerintah (BLU PIP) dihadiri oleh Direktur Keuangan, Umum dan Sistem Informasi, Sochif Winarno melakukan penandatangan Nota Kesepakatan Bersama atau Memorandum of Understanding (MoU) dengan Bupati Lombok Timur, HM Sukiman Azmy dengan tujuan penguatan manfaat program Pembiayaan Ultra Mikro (UMi) bagi pelaku usaha mikro di Pendopo Bupati Lombok Timur, Sabtu (31 /08/2019).

LOMBOK TIMUR, Corongrakyat.co.id –  Pada kegiatan tersebut, Kepala Bagian (Kabag) Ekonomi Pemda Kab. Lombok Timur, M Azlan menandaskan, tujuan dari kegiatan ini adalah sebagai bentuk komitmen bersama untuk bersinergi dan menumbuhkembangkan pelaku usaha mikro dan ekosistem usaha yang terlibat di dalamnya dengan tetap mempertahankan aspek kearifan lokal di daerah Lombok Timur.

Sejak diluncurkan oleh Kementerian Keuangan di tahun 2017, BLU PIP memiliki fokus untuk menyalurkan Pembiayaan UMi untuk usaha mikro yang belum dapat difasilitasi oleh perbankan. “Capaian Penyaluran Pembiayaan UMi secara nasional adalah sebanyak 1.005.539 debitur dan total penyaluran sebesar Rp 2,79 Triliun. Kemudian untuk Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) mencapai jumlah penyaluran sebanyak 9.474 debitur dan total nilai Pembiayaan sebesar Rp 32,4 Miliar,” ujar Kabag.

Khususnya pada wilayah Kabupaten Lombok Timur, lanjut Azlan, jumlah penyaluran Pembiayaan UMi merupakan yang terbesar dibandingkan dengan daerah lain diprovinsi NTB, dengan penyaluran melalui 3 (tiga) Lembaga Keuangan Bukan Bank yaitu PT BAV linkage Koperasi Mitra Dhuafa, PT Pegadaian, PT PNM dimana jumlahnya mencapai sebanyak 1.511 debitur dengan total nilai Pembiayaan UMi sebesar Rp 6,93 Miliar. Hal tersebut menunjukkan bahwa daerah Lombok Timur memiliki potensi jumlah usaha mikro yang cukup besar.

Lebih jauh Azlan mengatakan, adanya sinergi bersama antara Pemerintah Kabupaten Lombok Timur dan BLU PIP dapat lebih memperbanyak ketersediaan akses pembiayaan dan menjangkau lebih banyak lagi masyarakat yang membutuhkan.

Pemerintah Daerah Lombok Timur telah memiliki beberapa program yang dapat disinergikan dan selaras dengan program Ultra Mikro (UMi). Salah satunya adalah program dan kegiatan pengembangan kewirausahaan dan keunggulan usaha kecil serta pengembangan sistem pendukung usaha kecil yang dijalankan melalui Dinas Koperasi dan UKM Pemda Lombok Timur.

Melalui program tersebut pelaku usaha mikro akan mendapatkan peningkatan kapasitas berupa fasilitas pelatihan, promosi produk, bahkan pembuatan lapak kaki lima. Sinergi bersama BLU PIP melalui program Pembiayaan UMi, akan menambah manfaat pada pelaku usaha mikro dengan pemberian akses dalam memperoleh pembiayaan dengan plafond maksimal sebesar Rp 10 juta rupiah.

“Sebagai informasi, bahwa dengan adanya sinergi program antar instansi pemerintah, maka Kementerian Keuangan melalui BLU PIP akan berperan menyediakan program Pembiayaan UMi, kemudian Pemda yang bekerjasama akan menyediakan program pembinaan bagi pelaku usaha mikro untuk dapat naik kelas, pemberian daftar calon debitur yang potensial serta pembinaan lembaga-lembaga yang akan menjadi linkage,” jelasnya pula.

Hal tersebut akan mendorong perluasan jangkauan pembiayaan UMi dan memperbanyak masyarakat yang terfasilitasi program ini. Kerja sama seperti ini juga dapat diperluas ke bidang lain, seperti penyediaan tenaga pendampingan, penyediaan program pelatihan, atau kerja sama lain yang disesuaikan dengan kapasitas yang dimiliki oleh pemerintah daerah.

Pemda Lombok Timur juga telah memiliki Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) salah satunya yaitu PT Selaparang Finansial, dimana dengan adanya Nota Kesepakatan Bersama ini dapat menjadi jembatan bagi PT Selaparang Financial untuk turut serta menjadi mitra dalam program Pembiayaan UMi.

PT Selaparang Financial telah memiliki pengalaman lebih dari 12 tahun dalam memberikan pemodalan bagi pelaku UMKM sehingga memiliki potensi untuk menjadi lembaga linkage maupun Penyalur Pembiayaan UMi sesuai dengan persyaratan yang telah ditetapkan. Pemerintah Pusat melalui BLU PIP dan Pemda Kabupaten Lombok Timur secara bersama sama akan terus membimbing, dan mengembangkan penyalur maupun mitra program Umi sehingga dapat tumbuh sebagai penyalur Pembiayaan UMi yang layak dan dapat memenuhi kebutuhan pembiayaan yang mudah dan cepat bagi para pelaku usaha mikro. (cr-max)