
Ketua Tim Pengawas dan Evaluasi (Wasev) TMMD ke- 105 wilayah Lombok Brigjen TNI Djaka Budhi Utama, S.Sos didampingi Bupati Lombok Timur H.M.Sukimaan Azmy, Danrem 162/Wirabhkti Kolonel CZI Ahmad Rizal Ramdhani S.Sos., SH, M.Han dan Dandim 1615 Lombok Timur Agus Prihanto Donny, S.Sos. mengunjungi lokasi TMMD ke-105 wilayah Kodim 1615 Lombok Timur.
LOMBOK TIMUR, Corongrakyat.co.id – Selain melihat secara langsung pelaksanaan TMMD, Kunjungan yang dilakukan Senin, (29/07) dimaksudkan juga mendapatkan saran dan masukan sebagai bahan evaluasi untuk perbaikan TMMD selanjutnya.
Dalam arahanya, Brigjen TNI Djaka Budhi Utama, S.Sos menegaskan, TMMD ke – 105 merupakan Bakti TNI yang dilaksanakan secara terpadu dan lintas sektoral bersama kementrian/LPNK, Pemda dan Masyarakat sebagai upaya mendukung program pemerintah dalam rangka percepatan pembangunan di daerah.
“TMMD dilaksanakan melalui proses perencanaan yang mengutamakan aspirasi dan kepentingan masyarakat dengan proses bottom up planning yang dilaksanakan secara komprehensif dan terintegrasi,” ujar Djaka Budhi Utama.
Kegiatan ini melibatkan unsur-unsur terkait dimulai dari desa, sampai tingkat Kabupaten.
Lebih lanjut dijelaskan Budhi, sasaran dipilih berdasarkan skala prioritas, diteliti dan dipadukan dengan program pemerintah daerah, untuk selanjutnya dibahas di forum DPRD untuk dilaksanakan menjadi Program TMMD.
Pada akhirnya hasil dari TMMD yang berjalan selama 30 hari ini akan diserahkan ke Pemerintah Daerah agar dapat dimanfaatkan oleh masyarakat.
Sebagai Ketua Tim Wasev TMMD, ia berharap semua pihak bergotong royong saling membantu untuk menyukseskan pelaksanaan TMMD ke-105. Dengan demikian hasil pelaksanaan TMMD dapat dimanfaatkan dan dinikmati oleh masyarakat dalam jangka panjang serta mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Sementara itu Dandim 1615 Lombok Timur, Letkol Inf. Agus Prihanto Donny S.Sos dalam pemamaparanya terkait progres pelaksanaan fisik maupun non fisik pembangunan di tiga Desa sasaran TMMD, yakni Desa Sepit, Desa Selebung Ketangga, dan Desa Senyiur sudah mencapai 90 persen, kecuali rehab Rumah Tidak layak Huni (RTLH) yang masih 75 persen.
“Selain rehab RTLH kegiatan TMMD ke-105 ini diantaranya rehab Musholla dan Pembuatan Poskamling,” jelas Agus Prihanto Donny.
Diharapkannya, dalam tujuh hari ke depan seluruh kegiatan sudah rampung 100 persen dan dapat dimanfaatkan masyarakat.
Demikian halnya dengan kegiatan non fisik berupa penyuluhan atau sosialisasi dalam rangka pembentukan karakter genersi muda serta kegiatan lainya untuk memberikan penguatan wawasan kebangsaan.
Acara yang berlangsung di Kantor Camat Keruak tersebut dilanjutkan dengan kunjungan ke lokasi TMMD bersama Forkopimda, Camat, dan Kepala Desa. (cr-red)

