Lombok Timur. Cr | Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lombok Timur H.Azharuddin, mengungkapkan adapun jumlah jemaah haji dari Kabupaten Lombok Timur pada tahun ini, yaitu sebanyak 1.252 orang yang dimana pemberangkatannya tergabung dalam kloter satu Nusatenggara Barat (NTB), pemberangkatan Kedua tergabung dalam kloter Enam, kemudian pemberangkatan ketiga tergabung dalam kloter Sepuluh dan ke Empat tergabung dalam kloter sebelas.
“Dan untuk jamaah kloter satu sudah diberangkatkan pada tanggal 5 yang lalu begitu juga dengan kloter 6 sudah diberangkatkan pada tanggal 12-13 yang lalu dan  tanggal 17 untuk kloter 10, menyusul tanggal 20 untuk kloter 11” jelasnya.
Dalam pemberangkatan kloter Pertama yang lalu, adapun jumlah jamaah haji yang diberangkatkan yaitu sebanyak 450 orang ditambah petugas menjadi 455 orang, sementara yang gagal berangkat pada kloter pertama itu ada 2 orang berdasarkan rekomendasi Dokter karena tengah mengandung.
“Dikhawatirkan karena tengah mengandung dibawah usia 20 minggu serta rawan terjadinya keguguran terlebih dalam perjalanan haji nanti akan melalui ketinggian sehingga berpotensi mengalami keguguran didalam kendaraan (Pesawat), itu yang dikhawatirkan sehingga direkomendasikan untuk tidak berangkat oleh Dokter” terang Azhar pada media ini diruang kerjanya Dua hari lalu.
Berikut alamat jamaah Haji yang gagal berangkat pada Kloter pertama lalu, Satu jamaah berasal dari Desa Sembalun Bumbung, Satu lagi berasal dari Kecamatan Aikmel, Desa Kalijaga, Kendati demikian, calon jamaah haji yang dua tersebut akan menjadi prioritas untuk diberangkatkan pada pemberangkatan haji tahun depan.
“Selain itu dalam kloter 6 juga ada ditemukan calon jamaah haji dari kecamatan suela mengalami kekurangan Hemoglobin (HB rendah), sehingga tidak bisa diberangkatkan, meski demikian, apabila HB calon jamaah haji tersebut normal, akan diberangkatkan pada pemberangkatan kloter 10 atau 11 pada tanggal 17 atau 20” jelasnya.(Ar)

