Lombok Timur.Cr | Bupati Lombok Timur, H. M. Sukiman Azmy, resmikan Pembangunan Puskesmas Aikmel Utara. Peresmian tersebut ditandai dengan Pembukaan Selubung Papan Nama dan penguntingan pita oleh Bupati Lotim.
Hadir dalam acara tersebut Forkopimcam, OPD terkait, Camat Aikmel, Toga, Toma dan masyarakat setempat.
Plt. Dinas Kesehatan Kabupaten Lombok Timur, dr. H. Hasbi Santoso, M. Kes dalam laporannya menyampaikan Puskesmas Aikmel Utara adalah Puskesmas yang ke 34 di Kabupaten Lotim. Dibangun dengan dana kurang lebih sebesar 1,8 Milyar. Dana ini berasal dari Dana Bagi Hasil Cukai Tembakau, ungkapnya.
Dinas kesehatan memiliki perencanaan membangun kurang lebih 40 puskesmas. Satu kecamatan memiliki 30.000 rasio sehingga membutuhkan 30.000 pelayanan. Diusulkan Puskesmas Aikmel Induk akan dirubah menjadi Rumah Sakit Tipe D.
Puskesmas Aikmel Utara memiliki lahan kosong, konsep adanya Aikmel Utara yang berubah menjadi Rumah Sakit Tipe D nantinya akan didukung oleh keberadaan Puskesmas seperti di Keruak yang akan dirubah menjadi Rumah Sakit Tipe D, begitu pula dengan RS Induk di Aikmel.
Dilabuhan Haji Pemda juga memiliki RS tipe C, yang oprasionalnya belum terlaksana. Dengan adanya rumah sakit di Keruak, Aikmel, dan Labuan haji InsyaAllah Rumah Sakit Selong akan menjadi rumah sakit Tipe B, harapnya tidak ada lagi pasien yang akan dirujuk ke RS Sanglah Bali atau Keluar Daerah lain, tentunya dengan dukungan dari semua pihak, ungkapnya.
Sementara itu Bupati Lotim dalam sambutannya mengatakan Pemda Kabupaten Lotim tahun 2019 akan fokus menangani tiga hal, yang pertama adalah insfratruktur, yang kedua bidang kesehatan, yang ketiga bidang pendidikan.
Seperti penjabaran Visi dan misi Bupati Dan Wakil Bupati Lotim yaitu jalan mulus sepanjang jalan, air mengalir sepanjang Tahun dan listrik menyala sepanjang hari.
Bupati juga menjelaskan bahwa Insfrastruktur sekarang ini terfokus Di wilayah Selatan, Timur dan Utara. Akan di rancang tahun 2020 dan mulai agustus September baru akan di bahas, ungkapnya. Selanjutnya masalah kesehatan, Bupati memberikan penekanan tidak ada satupun lagi orang di Lotim yang takut datang ke puskesmas karena kekurangan biaya. Bupati juga berharap tidak ada lagi orang yang MPP ( Mati pelan pelan) dirumah karena biaya tidak ada.
Untuk itu Bupati meminta kepada Kepala Desa menyisihkan DADD dan DDnya untuk biaya pengantaran orang sakit, imbuhnya. Sementara di bidang pendidikan, Bupati meminta kepada masyarakat untuk Mendirikan sekolah Satu Atap (SD-SMP), supaya anak-anak tidak jauh pergi sekolah. ini upaya kita agar mengurangi tingkat putus sekolah, pengangguran dan kriminalitas. Tidak kaya, tidak miskin kebutuhan Pendidikan, Kesehatan, insfrastruktur, ini adalah kebutuhan mendasar kita, ungkap Bupati.
Setelah meresmikan Pembangunan Puskesmas Aikmel Utara, Bupati didampingi Direktur RSUD R. Soedjono Selong, Kepala OPD terkait melakukan peninjauan bangunan Puskesmas. (Red-Cr)

