HMI Cabang Selong Sesali Pemkab Lotim Tebang Pilih

 

Lombok Timur.CR – Pengurus Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Selong Ahwal, sesali pihak Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Lombok Timur (Kab.Lotim) yang diduga tebang pilih dalam melakukan penertiban rumah makan di siang hari pada Bulan Suci Ramadhan.

Dijelaskan oleh Ahwal, Teguran yang dilakukannya tersebut sesuai dengan himbauan Bupati Lombok Timur, yang telah menghimba seluruh warung milik masyarakat untuk tidak membuka warung atau rumah makan dengan maksud menjual makanan dan minuman siap saji yang dapat dikonsumsi di tempat pada waktu jam puasa secara terang-terangan.

Namun dari pantauan Pengurus HMI Cabang Selong, KFC pancor dan SB (Sinar Bahagia) diduga dengan terang-terangan membuka dan menjual makanan siap saji dari pagi hari.

“Jika aktivitas  KFC dan SB dimulai dari sore hari kami masih tolerir karna banyak orang yang butuh,  tapi KFC dan SB ini mulai beraktifitas dari pagi hari dan itu jelas melanggar aturan sebagaimana Imbauan Bupati. Oleh karena itu kami dari HMI cabang selong mendesak pihak Pemda Lotim dalam hal ini Sat.Pol.PP untuk segera menyikapi hal tersebut demi kenyamanan bersama Lanjutnya, Jika banyak orang mengatakan bahwa kita harus menghormati orang yang tidak berpuasa maka logikanya harus dibalik yakni orang yang tidak berpuasalah yang harus dihormati karna sedang melakukan aktkvitas keagmaan” katanya pada media ini melalui Via Ponsel Jumat (24/5/2019).

Ahwal, juga menyinggung jikan Pemda Lotim atau Pol.PP menutup dan melarang warung makan untuk membuka dan menjual makanan di waktu berpuasa lalu apa bedanya dengan KFC dan SB yang membuka dan menjual makanan dari pagi hari,  oleh karna itu sekali lagi kami menegaskan bahwa Pemda Lotim sudah semestinya mengambil sikap tegas atas pelanggaran ini tanpa pandang bulu. “Jika menurut Kasat Pol.PP KFC dan SB tidak kasat mata dan mereka menjual makanan siap saji, kami dari HMI cabang selong sangat menyesali pernyataan tersebut karna KFC dan SB memiliki bangunan yang besar di pusat kota” singkatnya.

Sementara itu Kasat Pol.PP Salmun Rahman, yang dikonfirmasi media ini melalui Via Ponsel kaitan dengan adanya aktifitas warung yang menjual makanan siap saji tersebut, sampai berita ini diterbitkan Salmun, belum memberikan tanggapan. (Ari)