Pelantikan Ketua Tim Penggerak PKK Kecamatan Kabupaten Lombok Timur periode 2018-2024.

Selong – Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Lombok Timur yang diwakili Ketua I Tim Penggerak PKK Kabupaten Lombok Timur, Hj. Siti Qudsiah Rumaksi, menghadiri sekaligus melantik 17 Ketua Tim Penggerak PKK Kecamatan Kabupaten Lombok Timur periode tahun 2018-2024.
Acara yang berlangsung di Pendopo Bupati tersebut juga dihadiri Camat, Kabag Kesra dan Pengurus PKK Kabupaten Lotim, Selasa (21/5).

Dalam sambutan Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Lombok Timur, yang diwakili Wakil Ketua I Tim Penggerak PKK menyampaikan ucapan selamat kepada 17 Ketua Tim Penggerak PKK atas amanah yang akan diemban, semoga amanah ini dapat dilaksanakan dengan penuh rasa tanggungjawab dan kesungguhan.
Saya berharap para ketua Tim Penggerak PKK yang baru dilantik dapat segera turun langsung ke TP PKK Desa yang ada di wilayah masing-masing. Selain itu keberadaan kelompok PKK dan Dasawisma perlu juga mendapat perhatian. Hal ini mengingat dasawisma adalah unit terdepan dalam PKK. Jika Dasawisma berfungsi dengan baik maka kita akan mendapatkan data-data keluarga yang akurat. Dasawisma juga merupakan sarana untuk melaksanakan kegiatan dan berinteraksi secara langsung dengan masyarakat yang tergabung dalam anggota kelompok Dasawisma. Seluruh Ketua Tim Penggerak PKK kecamatan saya harapkan dapat membentuk dan menghidupkan kembali dasawisma, serta dapat meningkatkan penyuluhan, baik yang sifatnya umum maupun pelaksanaan 10 program pokok PKK lainnya, harapnya.
PKK adalah gerakan yang muncul dari bawah dengan wanita, khususnya para ibu sebagai penggeraknya. Tujuan utama gerakan PKK adalah mewujudkan keluarga sejahtera, yaitu keluarga yang mampu menciptakan keselarasan, keserasian, dan keseimbangan antara kemajuan lahir dan batin. Untuk itu kepada ketua TP PKK Kecamatan kita berharap agar dapat membuat kegiatan PKK di tingkat Kecamatan lebih terarah dan menyentuh berbagai kepentingan keluarga dan masyarakat. Tugas lain dari ketua TP PKK Kecamatan adalah terus memotivasi, membimbing, dan membina TP PKK di bawahnya secara berjenjang beserta para kadernya, sehingga lebih berdaya guna dalam pelaksanakan tugas dan fungsinya.
Ketua TP PKK Kecamatan memiliki tugas yang cukup berat. Selain sebagai ibu rumah tangga juga sebagai istri dari pejabat pemerintah, dalam hal ini istri camat, juga harus melaksanakan program-program PKK serta menertibkan administrasi, membina para kader, kelompok-kelompok PKK dan Dasa Wisma serta memperlajari aturan-aturan yang terkait dengan pedoman kerja, pintanya.
Rangkul kader PKK di Desa, di samping mampu menyusun Program kerja dengan tetap berpedoman pada aturan perundang-undangan yang berlaku. Pola pendekatan penggerakan peran serta masyarakat yang menjadi ciri khas Tim Penggerak PKK dalam berbagai aspek pembangunan, merupakan modal sosial yang sungguh besar artinya, sehingga apa yang menjadi tujuan dan cita-cita kita dapat terwujud, harapnya diakhir sambutannya.
Pada kesempatan itu juga Wakil Ketua I Tim Penggerak PKK menyerahkan hadiah kepada juara lomba HKG PKK ke 47 tingkat Provinsi NTB.
Untuk juara III Lomba PHBS diraih oleh Desa Keroya Kecamatan Aikmel, juara harapan I Lomba Kelompok UP2K-PKK diraih oleh UP2K Cempaka Desa Anjani Kecamatan Suralaga, dan selanjutnya juara harapan II lomba LBS diraih Desa Kembang Kuning Kecamatan Sikur, juara harapan III lomba hatinya PKK diraih oleh Desa Pesanggerahan Kecamatan Montong Gading dan juara harapan III lomba IVA Test diraih oleh Kecamatan Aikmel. (ONE)