Lombok Timur. CR – Kaitan dengan Rencana Kerja Tahun Anggaran. Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Lombok Timur (Kab. Lotim), saat ini tengah digodok dan mungkin akan selesai pada tanggal 15 Bulan ini. Selanjutnya akan dikirim ke Bupati dan Provinsi NTB.
“Tahun depan yang pasti kita akan meningkatkan target jumlah pengumpulan zakat, tidak hanya dari PNS dan Pegawai Swasta. Dari 900 juta per Bulan pengumpulan zakat untuk Tahun 2018, akan ditingkatkan menjadi 1,8 milyar per Bulan di Tahun 2019, Sehingga pertahun, terhadap perolehan zakat itu bisa mencapai 18 milyar, ucap Wakil Ketua III Bidang Perencanaan Keuangan dan Pelaporan Ir. M Nazri, sembari menambahkan kaitan dengan ini perlu ada Peraturan Bupati (Perbup) yang mengatur” terangnya.
Seiring dengan meningkatnya pemasukan Zakat kedepan, terhadap penyalurannya juga akan ditingkatkan oleh Baznas, Baik yang sifatnya Produktif (Pengembangan usaha dalam bentuk Bumdes Mart), maupun yang sifatnya konsumtif.
“Baznas berencana akan membangun empat unit kantor cabang pengumpulan jakat di beberapa kecamatan. Tujuannya Dalam rangka mempermudah penyaluran zakat dan pengumpulan Zakat, begitupun kaitan dengan program pemberdayaan masyarakat, Baznas akan bekerja sama dengan Bumdes yang ada di masing-masing Desa di Kab.Lotim ini” ucap Nazri.
Selain itu, Kaitan dengan program Baznas yang lain juga akan terus di tingkatkan, “kami saat ini lebih banyak turun survei kelapangan terhadap setiap proposal masyarakat yang masuk ke Baznas, sehingga zakat yang dikeluarkan oleh Baznas itu nanti tepat sasaran, sehingga tidak seperti dulu banyak calo penerima Zakat” ungkapnya.
Persoalan lain yang juga tidak terlepas dari atensi pengurus Baznas yang baru, keberadaan Baznas saat ini di Lotim, eksistensinya dirasa masih kurang, sehingga dinilai oleh pengurus Baznas, eksistensi Baznas ini perlu ditingkatkan.
“Kedepan kami ingin eksistensi keberadaan Baznas ini dapat diraskan oleh masyarakat warga lotim, baik itu oleh Muzaki maupun Mustahik, selain itu kita juga akan memperbanyak laporan ke masyarakat dalam bentuk sosialisasi dan kegiatan. Sehingga kedepan kita akan mencoba untuk menjadi solusi yang pertama bagi masyarakat yang mengalami kesusahan. Dan tim khusus untuk itu (penanggulangan bencana) akan segera dibentuk oleh Baznas” katanya. (Ari).

