
Lombok Timur, CR – Dalam pelaksanaan apel peringatan Hari PGRI (Persatuan Guru Republik Indonesia) dan hari guru ke – 71 yang dilaksanakan di Pelabuhan Dermaga Labuhan Haji, Kecamatan Labuhan Haji, Kabupaten Lombok Timur, Sabtu (26/11/2016). DR H. Moch Ali Bin Dachlan SH sempat menyinggung para pihak yang selalu mengkritisi soal pembangunan di Lombok Timur untuk tidak bicara soal pembangunan.
Ditegaskan oleh H.Ali BD dalam pidatonya, “Bagi yang tidak paham soal pembangunan, jangan bicara soal pembangunan, terlebih soal pelabuhan Labuhan Haji. Konsep Pembangunan itu tidak hanya sampai besok, melainkan haruslah dapat bermanfaat bagi masyarakat hingga seratus tahun kedepan,” katanya dengan tegas dan jelas.
Selain itu Ali BD, juga sempat membeberkan dihadapan ribuan guru yang menghadiri apel Hut PGRI dan hari Guru. Kalau pembangunan pelabuhan Dermaga Labuhan haji tersebut dulunya dibangun hanya dengan bermodal anggaran sebesar 70 Milyar.
“Dulu Pelabuhan Labuhan Haji ini kita bangun hanya dengan modal 70 Milyar dan sekarang pelabuhan labuhan haji ini sudah ditawar Rp. 300 Milyar oleh salah satu pengusaha, meski demikian, saya tidak akan menjual pelabuhan ini meskipun tawaran itu sebesar Rp. 300 Milyar,” tegas Ali BD dan sontak pernyataan Ali BD tersebut langsung mendapatkan aplus dari ribuan guru.
Harus diakui bahwa keberadaan Dermaga Labuhan Haji saat ini walaupun belu, ,emdatangkan PAD yang signifikan, tetapi berdampak besar terhadap perekonomian masyarakat sekitar. Disamping itu sarana hiburan yang minim didaerah ini membuat Dermaga tersebut menjadi sarana tujuan wisata pavorit, semaakin hari semakin banyak pengunjungnya dikarenakan Labuhan haji tetap berbenah terutama yang terlihat adalah kebersihan pantai yang semakin rapi untuntuk dinikmati masyarakat
Salah seorang pengunjung di Pantai tersebut yang ditanya waartawab sangat bersyukur sekali dengan adanya dermaga Labuhan Haji.
“Kedepan Dermaga ini saya yakini akan menjadi tempat tujuan wisata disamping itu nantinya akan mendatangkan PAD yang besar juga bagi daerah Lombok Timur,” ujar seorang bapak yang berasal dari Mataram dan ia sangat salut dengan pemikiran Ali BD yang jauh memandang kedepan(Ari)

