
Lombok Timur, CR- Saat ini hujan sudah mulai dengan intensitas besar didaerah Gumi Patuh Karya. Hal tersebut menjadi perhatian yang sangat serius dari BPBD(Badan Penanggulangan Bencana) Lombok Timur.
Hal tersebut terlihat, Sabtu(19 November 2016) beberapa SKPD terkait diantaranya Dinas Kebersihan, BPBD dan dibantu dengan TAGANA melakukan pembersihan di sekitar kali di daerah Labuhan Haji yang sering terjadi banjir alias bencana alam.
Kepala BPBD Lombok Timur Drs H. Nafsi MM ketika ditemui wartawan mengungkapkan bahwa memang saat ini belum ada kejadian, tetapi untuk mencegah hal tersebut terjadi maka ia dan beberapa SKPD terkait terjun langsung kedaerah daerah yang rawan terhadapbencana banjir tersebut, salah satunya Labuhan haji yang menjadi prioritas utama karna seringnya terjadi banjir.
“Setelah didaerah ini kami akan berpindah ke Labuhan Lombok untuk melakukan pembersihan terhadap selokan dan sungai yang kira kira rawan terhadap banjir, hal ini akan kami lakukan berkesinambungan, tak hanya di dua tempat tersebut tetapi disemua tempat yang kira kira rawan kalau dimusim penghujan,” terang H nafsi disela –sela ikut membersihkan selokan di Labuhan Haji.

Kabid Rehabilitasi dan Kontruksi BPBD Lotim Lalu Rusnan menambahkan bahwa tak hanya pencegahan banjir saja yang menjadi tujuan kegiatan tersebut, tetapi juga unutk mencegah terjadinya abrasi di pinggir pantai, hal tersebut juga ditandai dengan penanaman pohon oleh berbagai pihak atas saran yang dilakukan pihak BPBD Lotim dalam rangka mencegah bencana abrasi pantai yang agak parah di beberapa lokasi.
Untuk itu pihaknya sudah membangun kerjasama dan komunikasi dengan berbagai SKPD diantaranya dinas Sosial dan Tenaga Kerja, Tata kota dan Kebersihan bersama PMI.
“Nantinya kegiatan ini akan berkesinambungan, tak hanya melibatkan istansi terkait, masyarakatpun sangat diharapkan keikutsertaannnya dalam menjaga kebersihan lingkungan agar tak terjadi bencana kedepannya,” ujar Lalu Rusnan
Ditanya apakah saaat ini sudah ada bencana diakibatkan banjir Lalu rusnan sangat bersyukur bahwasanya tidak ada bencana yang terjadi .
“mudahan tidak akan terjadi, kalaupun terjadi pihaknya sudah menyiapkan peralatan untuk menolong jika terjadi kejadian yang tak diinginkan,” ujarnya mengakhiri wawancara dengan CR.(tur)

