Tak Mau Kalah, KLU Kembangkan Stroberi

Bupati KLU Dr. H. Najmul Akhyar saat panen Stroberi di Desa Santong, Kecamatan Kayangan KLU.
Bupati KLU Dr. H. Najmul Akhyar saat panen Stroberi di Desa Santong, Kecamatan Kayangan KLU.

TANJUNG,Corong Rakyat –Pengembangan Stroberi selama ini hanya dikenal ada di daerah Sembalun Lombok Timur, tidak mau kalah Kabupaten Lombok Utara pun berpotensi bisa mengembangkan tanaman dengan buah yang cantik tersebut. Hal ini dibuktikan dengan bertumbuh kembangnya Stroberi yang dilakukan uji coba penanaman oleh tim riset dari Akademisi Universitas Mataram (Unram) di wilayah Santong, Kecamatan Kayangan, KLU.

“Jadi tidak hanya destinasi wisata alam tetapi kita juga memiliki Agrowisata seperti yang ada di Sembalun sekarang,” ujar Bupati KLU Najmul Akhyar.

Dijelaskannya, ternyata buah Stroberi di Santong jauh lebih merah dan manis daripada yang ada di Sembalun. Maka dari itu, pihaknya akan mengintruksikan pada SKPD terkait guna membentuk kelompok untuk pengembangan dan pengelolaanya.

“Program 10 ribu wirausahawan baru bisa dimulai dari sini. Di APBDP 2016 nanti target kita mungkin 100 kelompok dulu untuk peengembangan wirausaha baru salah satunya kita dorong untuk usaha pertanian Stroberi ini,” jelasnya.

Menurutnya, sektor pariwisata di KLU merupakan acuan guna menggerakan sektor lainnya. Sehingga, multiplier effect bisa terjalin untuk membentuk komoditas pertanian dan perkebunan yang mendukung pariwisata.

“Lahan 9 Hektar ini hanya percobaan. Kita harus keluar untuk mengembangkan komoditas lain.Kalau perlu kita akan anggarkan dalan jumlah besar misalnya untuk pembelian benih dan lain-lain,” tandasnya.

Sementara itu, Ketua tim Project Universitas Mataram, Prof Muhammad Sarjan mengatakan letak geografis di Santong merupakan dataran medium. Namun, buah yang dihasilkan tidak kalah enak dengan yang ada di Sembalun.

“Buahnya persis sama ukuran besar bahkan lebih cerah dan manis. Untuk suhu harus 15-20 derajat,” terangnya.

Karena percobaan ini dianggap sukses, maka pihaknya telah membuat skenario dengan menggandeng kelompok tani setempat. Dirinya pun telah menyediakan bibit bagi kelompok tersebut.

“Dari demplot nanti kita akan siapkan bibit paling tidak kita coba untuk satu kelompok sekitar 500 pohon, ini sebagai bentuk komitmen kita,” janjinya. (cr-adi)