Politisi PKB Minta Pembangunan Kantor Dewan Dipindah ke Bekas Terminal Pancor

 Akhmad Roji, SE Politisi PKB NTB
Akhmad Roji, SE Politisi PKB NTB

Lombok Timur, CR- Rencana pemerintah Kabupaten Lombok Timur untuk membangun kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah ( DPRD) di tanggapi oleh banyak pihak, salah satunya politisi asal Partai kebangkitan bangsa (PKB)  Akhmad Roji SE yang juga sebagai Direktur Laboratorium Masyarakat Madani (LMM).

Ditemui di Selong. Senin (18/07/2016) politisi muda yang terkenal kritis tersebut mengungkapkan bahwa jika pembangunan kantor bupati tersebut akan di lakukan berdekatan dengan pendopo bupati maka Kepala Daerah yang tinggal di pendopo akan terganggu dengan adanya aksi- aksi unjuk rasa, karna itu kantor  parlemen itu seharusnya jauh dari pusat pemerintahan khususnya bupati dalam hal ini.

“Kalau kantor parlemen itu dekat dengan pendopo bupati maka bisa dipastikan istirahat kepala daerah akan terganggu, karna banyak aksi demonstrasi.” ungkap Akhmad Roji,SE.

Selain itu dari aspek perkembangan ekonomi lebih baik kalau kantor dewan tersebut di arahkan ke bekas terminal Pancor, karna secara perekonomian akan ada kemajuan di sektor barat Kabupaten  Lombok Timur, artinya kalau hanya terpusat di Selong, maka di Selonglah pusat sentral perekonomian, tapi kalau dipecah kayak di beberapa kota sekarang ini maka sentral perekonomian akan merata, tambah Akhmad Roji

Lebih jauh Akhmad Roji mengungkapkan bahwa  saat ini ada kesempatan, karna masih sekedar disetujui anggaranya saja dan masih bisa di rundingkan kalau masalah lokasinya, oleh karna itu dia  mendorong kepada LSM, Wartawan dan masyarakat supaya ada kesepakatan dan kesepahaman bersama supaya lokasi kantor dewan di pindah ke bekas terminal Pancor  tanpa merusak fasilitas yang ada dan bangunan itu bisa dimamfaatkan dengan kegunaan yang lain seperti bisa menjadi  kantor rumah tangga umum yang mengurus kebutuhan rumah tangga bupati dan lain sebagainya.

”Sekarang ini masih ada kesempatan, sehingga saya berharap kepada LSM, Wartawan dan masyarakat supaya ada kesepakatan dan kesepahaman bersama supaya lokasi kantor dewan di pindah kalau bisa di bekas terminal dekat pasar pancor,” tutupnya

Sekwan DPRD Lombok Timur Drs H. Afhar dalam keterangannya pada Corong Rakyat, Selasa (19/07) diruangannya  mengatakan bahwa justru Bupati Lombok Timur yang menginginkan agar kantorr DPRD dibangun ditempat semula, agar nilai historisnya terjaga, untuk itu kantor DPRD yang akan dibangun ini akan bertingkat .

“Jadi nanti areal parkir dibawah, sedangkan untuk pengerjaannnya diserahkan kepada dinas PU Lombok Timur yang mempunyai tenaga tekhnis,” jelasnya mantap (Met)