
Lombok Timur, CR- Seringnya bencana terjadi di Lombok Timur membuat tim penanggulangan bencana harus tetap siaga dalam kondisi apapun, seperti beberapa minggu yang lalu tim Sabhara Polres Lombok Timur turun tangan langsung menangani tumpukan sampah yang berada di Labuhan Haji tepatnya di sungai Bantek, Akibat tumpukan sampah membuat meluapnya air di daerah tersebut.
Untuk Itu Satgas Tim Sembilan P2K mengadakan apel kesiapan demi terhindarnya masyarakat Lotim dari korban bencana alam. Dalam apel kesiapan tersebut yang diikuti oleh 1 peleton Satuan Sabhara Polres Lotim, 1 peleton personil dari BPBD dan 1 regu personil dari pemadam kebakaran dan 1 peleton Brimob Subdin II Den B Lab Haji. Apel yang dilaksanakan di halaman Kantor BPBD Lombok Timur langsung dipimpin oleh Kasatgas P2 K AKP Didik Hariyanto SH yang juga sebagai Kasat Sabhara di Polres Lombok Timur. (Sabtu,11.06).
Dalam apel kesiapan tersebut Kasatgas P2K menyatakan bahwa apel yang dilakukan saat ini sebagai simbul sekaligus genderang perang terhadap korban bencana alam yang terjadi oleh sang pencipta bagi hambanya.
“ Kewajiban kita sebagai hamba adalah berikhtiar dengan cara mencegah dan menanggulangi bencana tersebut,” ujarnya.
Menurut AKP Didik Hariyanto SH, keberadaan Tim Satgas haruslah lebih mampu setingkat lebih tinggi atau lebih frofesional dalam menangani bencana alam dibandingkan masyarakat, hal itu demi ketenangan masyarakat.
“ Sebagai aparat Negara mari kita tingkatkan soliditas kita, dengan begitu kita semakin kuat,” jelasnya.
Usai Apel kesiapan tersebut peserta apel diperkenalkan cara menggunakan berbagai alat yang ada, seperti Kano perahu Karet, pemadam kebakaran dan penggunaan alat SAR diruangan hampa udara, hal tersebut semata-mata dilakukan untuk meningkatkan frofesionalitas tim.
Kasatgas AKP Didik Harianto juga mengungkapkan bahwa dalam waktu dekat ini Satgas P2K akan mengadakan apel besar di lapangan dermaga Labuhan Haji yang akan melibatkan semua elemen seperti FKPD, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda dan tak lupa tokoh adat.
“Hal ini dilakukan sebagai wujud keseriusan kami dalam menangani bencana yang terjadi,” tegasnya.(MJ)

