Atasi Lonjaknya Harga, Disperindag Lakukan Operasi Pasar

Kabid Perdangangan Dinas Perindag Kota Bima Ratnah Ningsih
Kabid Perdangangan Dinas Perindag Kota Bima Ratnah Ningsih

Kota Bima, CR – Pemerintah Daerah melalui melalui Dinas  Koperasi Perindustrian dan Perdagangan (Disprindag) Kota Bima bekerja sama dengan CV. Andhika akan melakukan Operasi Pasar (OP)dalam waktu sepekan terakhir sebanyak 5 kali, menurut rencana OP dilakukan sampai bulan Desember2016, untuk OP pertama sudah dilakukan pada tanggal 25 Mei 2016 bertempat di lapangan Serasuba dengan memasarkan 908 paket sembako antara lain kebutuhan masyarakat berupa minyak goreng, gula pasir dan beras.

Kepala Bidang (Kabid) Perdagangan Kantor Dinas  Koperasi Perindustrian dan Perdagangan (Diprindag) Kota Bima, Ratnah Ningsih SE, Selasa (07/06) pada media ini mengatakan, Pemerintah Kota Bima melalui Dinas  Koperasi Perindustrian dan Perdagangan (Diprindag) bekerja sama dengan CV. Andhika akan melakukan Operasi Pasar (OP) dalam waktu sepekan terakhir sebanyak 5 kali, menurut rencana OP dilakukan sampai bulan Desember 2016, untuk OP pertama sudah dilakukan pada tanggal 25 Mei 2016 bertempat di lapangan Serasuba dengan memasarkan 908 paket sembako antara lain kebutuhan masyarakat berupa Minyak Goreng, Gula Pasir dan Beras.

“Tiga jenis komoditi ini merupakan kebutuhan masyarakat yang setia setiap saat tetap harus ada dan dibutuhkan, ketiga komoditi tersebut sangat dibutuhkan masyarakat, harga pasarnya saat ini mengalami kenaikan yang sangat signifikan di dalam bulan ramadhan,” jelas Kabid perdagangan Ratnah Ningsih

Kabid Perdagangan menjelaskan bahwa Operasi Pasar (OP) yang dilakukan dilapangan Serasuba dikhususkan untuk dua Kecammatan diwilayah barat, yakni untuk Kecamatan Rasanae Barat dan Kecamatan Asakota, sesuai rencana, OP masih empat kali kami lakukan ditiga Kecamatan yang belum, selanjutnya tidak menutup kemungkinan bila semua Kecamatan sudah dilakukan OP-nya, bila diperlukan untuk kedua kalinya Kecamatan yang sudah kami lakukan OP akan dilakukan kembali, hal tersebut disesuaikan dengan kebutuhan pasar masyarakat, harga pasar tidak bisa ditentukan, karena itu bagian dari harga pasar kelangkaan komoditi itu sendiri, hal itu sesuai dengan kebutuhan, kalau jenis barang itu tidak ada secara otomatis harga barang pasti naik

“maka kami bisa bantu kebutuhan masyarakat akan komoditi itu dengan OP saja, “tutur ningsih.

Dalam Bulan Ramadhan sendiri sudah dibuka pasar Ramadhan, pasar ini bertempat di lapangan Serasuba, hari ini (selasa, 07/06) adalah hari kedua beroperasi, setelah dibukanya hari senin (06/06) kemarin, dan menurut rencana operasi pasar Ramadhan ini berlangsung sampai dengan 28 hari atau H – 2 jelang Idul Fitri 1437 H, atau tanggal 06 Juli 2016 M.

“Selanjutnya disusul dengan kegiatan pasar lebaran yang  dipusatkan di amahami, kegiatan tersebut Dinas Koperindag bertindak sebagai panitia penyelenggara kegiatan, “ucapnya.(RD)