
Lombok Timur, CR- Kapolres Lombok Timur AKBP Karsiman SIK, SH, MH Ketika membacakan teks sambutan Kapolda NTB BRIGJEN Pol Drs Umar Septono SH, MH saat menggelar apel gelar pasukan operasi Patuh Gatarin 2016 dalam rangka meningkatkan kesadaran dan kepatuhan masyarakat di bidang Kamseltibcar Lantas mengungkapkan bawa lakalantas tahun 2015 sungguh memperihatinkan.
Diungkapkan bahwa untuk gangguan Kamseltibcar Lantas yang terjadi pada tahun 2015 yang lalu, untuk kecelakaan lalu lintas sebanyak 45 kasus dengan jumlah korban meninggal dunia 14 orang, korban luka berat 8 orang dan luka ringan 51 orang dengan kerugian material sebesar Rp.38.650.000, sedangkan untuk kasus tabrak lari nihil dan pelanggaran lalulintas sebanyak 18.193 kasus.
“Dari 45 kali kejadian kecelakaan di jalan raya telah menelan korban jiwa dengan sia- sia dengan jumlah yang tidak sedikit yakni sebanyak 14 orang, demikian juga halnya dengan luka- luka yang di timbulkanya baik luka berat maupun ringan juga sangat mempriatinkan yaitu sebanyak 59 orang dan hal ini belum lagi kerugian harta benda,” ungkap Kapolres Lombok Timur AKBP Karsiman SIK, SH, MH ketika membacakan naskah sambutan kapolda NTB BRIGJEN Pol Drs Umar Septono SH, MH. Senin (16/05/2016).
Ditambahkanya bahwa besar dan kecilnya atau banyak dan sedikitnya pelanggaran lalulintas mencerminkan disiplin masyarakat pengguna kendaraan atau aktif dan tidaknya petugas polri khususnya polisi lalulintas dalam melaksanakan penertiban, sehingga tidak mengherankan dengan banyaknya pelanggaran tersebut, maka banyak pula kecelakaan yang ditimbulkanya.
Adapun beberapa faktor penyebab secara umum menunjukan masih banyak dari masyarakat yang tingkat kesadarannya untuk mematuhi peraturan atau perundang-undangan yang berlaku di jalan raya masih sangat rendah dan cendrung seenaknya sendiri .
“Namun disisi lain banyak juga masyarakat yang pengetahuanya tentang perundang-undangan yang berlaku masih rendah, sehingga perlu tersosialisasinya hukum atau peraturan secara baik dan benar di tengah-tengah masyarakat luas yang perlu menjadikan perhatian kita semua.” Pungkasnya dalam apel tersebut (Met)

