
Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah Menggelar Senam Pagi di Pantai Tanjung An Kute Kecamatan Pujut , Jum’at (22/04/2016). Senam pagi rutin yag dilakukan pegawai di lingkup pemda Lombok Tengah kali ini sedikit memberikan nuansa berbeda, yakni dirangkaikan dengan silaturrahmi pihak pemda dengan ITDC yang dibarengi dengan aksi bersih pantai di sekitar lokasi acara dan pemberian sarana berupa berugak bagi masyarakat sekitar yang digunakan sementara untuk berjualan oleh-oleh ke wisatawan yang menyempatkan diri mengunjungi tempat tersebut.
Lombok Tengah, CR- Ini merupakan sebagai salah satu bentuk kepedulian Pemda Loteng atas kawasan yang akan dikembangkan tersebut, ungkap Kabag Humas dan Protokol Setda kabupaten Lombok Tengah L. Herdan S.H kepada CR diruang kerjanya kemarin. Nampak hadir dalam kegiatan tersebut Wabub, Pihak ITDC, TNI , Kepolisian Resort (Polres), Semua kepala SKPD dan pegawai di lingkup Setda, dan masyarakat sekitar.
“Ini juga merupakan rangkaian acara terkait dengan akan datangnya Dewan KEK Pusat yang akan meninjau lokasi kita pada bulan mei mendatang, Melihat kesiapan ITDC untuk membangun dan mengembangkan kawasan tersebut dan hasilnya akan disampaikan ke presiden langsung nanti, karna seperti kita ketahui di Indonesia ini ada 10 Kawasan KEK yang menjadi perhatian pemerintah pusat dalam hal pengembangan, salah satunya ya di Kuta,” tutur Herdan.
Dalam perjalanan pembangunannya nanti lanjut Herdan, dikawasan tersebut juga akan dibangun kantor KEK agar pemantauannya tidak terlalu jauh, sehingga mudah melakukan pengawasan serda koordinasi bagi para pengembang (Investor) dikawasan tersebut, Pembangunan Kantor ITDC yang sekarang masih numpang dirumah mutiara lantai dua, ini juga akan dibangun namun di daerah Songgong tidak jauh dari kawasan tersebut,”ceritanya
Disinggung terkait berapa perusahaan dan kapan mulai akan membangun, Herdan menyampaikan Sampai saat ini ada 2 (Dua) Perusahaan yang sudah jelas memulai melakukan pembangunan dari segi infrastruktur, yakni pihak management Fulment Hotel dan Investor dari Korea yang keduannya sudah menandatangani kontrak dan siap membangun fisik pada bulan Oktober mendatang. Seperti diketahui pembangunan dan pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus Mandalika Resort ini sudah direncanakan 25 tahun yang lalu dan terus bergulir hingga sekarang. KEK Mandalika Resort berstatus kawasan khusus untuk pengembangan ekonomi pariwisata dengan luas 1.175 Hektar yang dikembangkan serta dikelola oleh PT. Pengembangan Pariwisata Indonesia (PPI) Persero atau yang lebih dikenal dengan Indonesian Tourism Development Corporation (ITDC) yang merupakan salah satu Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang bergerak dalam pengelolaan sektor pengembangan kawasan pariwisata.
“Yang terpenting sekarang masyarakat Lombok Tengah menjaga kondusifitas daerah ini agar mereka (Investor) lari dan urung membangun, karna sampai saat ini keamanan ini yang menjadi momok kita untuk maju, tapi Alhamdulillah beberapa bulan terakhir ini pihak terkait dan Pemda sudah melakukan terobosan baru untuk meminimalisir kerawanan tersebut. Karna kita semua akan merasakan dampaknya jika kawasan ini benar-benar dikembangkan semua, sehingga tidak ada alasan untuk mendukung pembangunannya agar perekonomian masyarakat kita lebih maju. Kedepannya,’ tambahnya.(Tar)

