Setelah berkonsultasi beberapa hari yang lalu terkait dugaan penyalahgunaan keuangan pembinaan partai Gerindra ke pihak Polres Lotim, Ketua Fraksi Gerindra kembali Tuding Sawaludin SE tak Becus pimpin Partai berlambang kepala burung Garuda tersebut di Kabupaten yang berjuluk “Patuh Karya”.

Lombok Timur, CR – Ketua Fraksi Gerindra H. Maidy, saat ditemui CR, Rabu (20/04/2016) diruang kerjanya menyampaikan bahwa selama ini Ketua DPC partai Gerindra diduga tidak mampu melakukan pemberdayaan maupun pembinaan terhadap seluruh anggota partai yang ada, baik yang ada di tingkat PAC, maupun ditingkat desa.
“Apa yang pernah dilakukan oleh ketua DPC Gerindra Lotim selama ini, saya rasa tidak ada, karena semua elemen partai saat ini tidak terlihat bergerak dan berfungsi sebagaimana mestinya, terlebih lagi terhadap struktur dalam kepengurusan, Ketua DPC partai Gerindra saat ini sangat amburadul, dan saya mengibaratkan kepemimpinan Ketua DPC Gerindra Lombok Timur saat ini seperti badan yang sudah terserang penyakit struk,” sampainya.
Begitu juga di tambahkan oleh H. Maidy, upaya yang saat ini mereka lakukan tidak lain dalam rangka melakukan penataan terhadap partai itu sendiri, karena mengingat saat ini mereka sudah masuk dalam tahapan berkompetisi.
“Kalau kita terus-terusan disibukkan oleh persoalan internal partai seperti ini, lalu kapan kita akan bisa mempersiapkan diri untuk berkompetisi di Pilkada 2018 nanti,” katanya.
Ketua Fraksi Gerindra H. Maidy juga menyampaikan, bahwa ia tidak ingin partai ini terlihat luarnya saja yang megah, akan tetapi dalamnya kropos dan ia juga mengibaratkan pada sawah.
“Jika ada hama yang ada disawah jika tidak di basmi, maka ia akan dapat merusak,” tegasnya H. Maidy .
Menurut H. Maidy bahwa perjuangan mereka dalam menata partai ini tidak hanya sampai disini, kedepan juga kami berencana akan menggelar musyawarah dengan anggota partai yang ada untuk dapat menentukan arah partai kedepan, Insyaallah rencana pertemuan tersebut akan diagendakan nanti setelah persoalan internal partai sudah kondusif, janjinya. (Ari)

