Pelayanan Sat Lantas Lotim Semakin Membaik

Kasat Lantas Polres Lombok Timur AKP Bayu Eko Panduwinoto, SIK
Kasat Lantas Polres Lombok Timur AKP Bayu Eko Panduwinoto, SIK

Lombok Timur, Corong Rakyat –  Ramah dengan siapa saja, namun tegas dalam menegakkan aturan. Begitulah sekilas sosok Kasat Lantas Polres  Lombok Timur (Lotim) AKP. Bayu Eko Panduwinoto. SIK.

Semenjak AKP. Bayu, panggilan akrabnya,  menjabat sebagai Kasat Lantas di Polres Lombok Timur, bisa dirasakan saat ini sudah banyak menunjukkan adanya perubahan dan kemajuan, terutama dalam  memberikan pelayanan kepada masyarakat luas.

Tidak hanya itu, keterbukaan informasi publik pada satuan ini juga sangat dirasakan sekali oleh masyarakat.

Menurut Agus salah seorang masyarakat asal Labuhan Haji, Kecamatan Labuhan Haji dan beberapa masyarakat yang sempat dimintai komentarnya oleh CR sesaat setelah mengurus Surat Izin Mengemudi (SIM) di Satuan Lantas Polres Lotim menyampaikan,  bahwa ia melihat adanya perubahan perubahan besar di satuan ini setelah di pimpin oleh AKP. Bayu Eko, terutama dalam bidang pelayanan.

“Kami akui saat ini kami selaku masyarakat merasa dimanjakan sekali,” ungkapnya.

Selain itu, ia selaku masyarakat Lombok Timur  juga sangat setuju sekali dengan beberapa program inovasi Kasat Lantas AKP. Bayu Eko, baik Itu terhadap program No Driving Under 17 nya, maupun terhadap program-program upaya menghadirkan aparat kepolisian ditengah-tengah masyarakat, serta keterbukaannya terhadap publik.

Sementara itu di tempat terpisah,  AKP. Bayu Eko P, SIK saat ditemui di ruangannya menyampaikan, bahwa ia seperti itu karena  ingin melihat masyarakat
itu nyaman dan enak, serta gampang menerima informasi soal Sat Lantas dari institusi yang dipimpinnya, hal itu juga merupakan ikhtiarnya  selama menjabat sebagai Kasat Lantas di Polres Lotim .Menanggapi pernyataan dari masyarakat  tentang adanya kemajuan yang cukup baik di lingkup Sat Lantas Lombok Timur menurut penilaian  mereka, dari pembuatan SIM yang lebih cepat pelayannnya sampai adanya aturan bagi  anak yang mengendarai sepeda motor di bawah 17 tahun.
“Saya tidak bisa menilai kinerja diri saya sendiri, akan tetapi yang mampu menilai kinerja saya ialah masyarakat itu sendiri,  saya hanya bisa berupaya memaksimalkan semuanya,” jelasnya.

Perlu juga diketahui, dari hasil data voting masukan dari masyarakat yang telah disediakan dibagian pelayanan Sat Lantas,  diketahui 90% masyarakat Kabupaten Lotim merasa puas atas pelayanan yang diberikan oleh Sat Lantas saat ini. (Ari)