SRMA 38 Lombok Timur Gelar Bimtek Penguatan Kompetensi Pengasuhan Siswa

Lombok Timur— Sekolah Rakyat Menengah Atas (SRMA) 38 Lombok Timur menggelar Bimbingan teknis Penguatan Kompetensi Pengasuhan Siswa Sekolah Rakyat pada 1 April 2026 yang bertujuan untuk meningkatkan kemampuan wali asuh dan wali asrama dalam mendampingi dan penguatan karakter siswa. Kegiatan ini dibuka oleh kepala sekolah SRMA 38 Lombok Timur Ahmad Apandi, yang menekankan pentingnya peran wali asuh dan wali asrama dalam pendidikan karakter siswa.

 

Kegiatan ini, menghadirkan Nara sumber utama yaitu Dr. Yulhaidir, M. Psi., Psikolog. yang merupakan salah satu praktisi psikologi terkemuka d Lombok dengan pengalaman pendampingan siswa bermasalah maupun praktisi yang mengelola sekolah berasrama (pondok pesantren cahaya bangsa)

 

“Peran wali asuh dan wali asrama sangat strategis dalam pendidikan siswa, karena mereka tidak hanya memberikan pendidikan formal, tetapi juga pendidikan karakter dan moral,” ujarnya. Kepala Sekolah juga menambahkan bahwa pendidikan karakter dan moral sangat penting untuk membentuk generasi yang tangguh dan berakhlak mulia serta kompetitif di tengah persaingan global.

 

Bimtek ini diikuti oleh 13 wali asuh n 5 orang asrama. Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kompetensi wali asuh dan wali asrama dalam mendampingi siswa, sehingga siswa dapat berkembang menjadi generasi yang tangguh dan berakhlak mulia.

 

Dalam kegiatan ini, para peserta akan mendapatkan materi tentang pengasuhan siswa dalam kaca mata psikologi dan pendidikan karakter. Mereka juga akan mendapatkan kesempatan untuk berbagi pengalaman dan best practice dalam mendampingi siswa.

 

Kepala SRMA 38 Lombok Timur, Bapak Ahmad Apandi, mengatakan bahwa kegiatan ini sangat penting untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Sekolah Rakyat. “Kami berharap kegiatan ini dapat meningkatkan kemampuan wali asuh dan wali asrama dalam mendampingi siswa, sehingga siswa dapat berkembang menjadi generasi yang tangguh dan berakhlak mulia,” ujarnya.

 

Kegiatan ini juga diharapkan dapat meningkatkan kerja sama antara wali asuh/asrama dan bapak ibu guru di sekolah, orang tua, dan masyarakat dalam pendidikan siswa. Dengan demikian, siswa dapat berkembang menjadi generasi yang tangguh, berakhlak mulia, dan siap menghadapi tantangan masa depan.||Ri CR

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *