Selesai dikukuhkan, Sekda Lotim langsung pimpin rapat pengurus LPTQ

Corong Rakyat | Lombok Timur – Usai resmi dikukuhkan sebagai Ketua Umum Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Kabupaten Lombok Timur periode 2025-2029, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Lombok Timur langsung bergerak cepat. Tidak menunggu lama, Sekda yang baru saja mendapat amanah tersebut, langsung menggelar rapat koordinasi perdana bersama jajaran pengurus LPTQ di Ruang Rapat Utama Kantor Bupati Lombok Timur, Kamis, 21 Maret 2025.

Pengukuhan pengurus LPTQ Kabupaten Lombok Timur ini dilakukan langsung oleh Bupati Lombok Timur di lobi utama Kantor Bupati. Dalam sambutannya, Bupati menyampaikan bahwa LPTQ adalah garda terdepan dalam pengembangan nilai-nilai Al-Qur’an di tengah masyarakat, khususnya dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia Qur’ani di Bumi Patuh Karya. Untuk itu, ia mempercayakan posisi Ketua Umum kepada Sekda Lombok Timur, mengingat tugas berat yang diemban lembaga ini ke depan.

Usai dikukuhkan, Sekda Lombok Timur langsung menunjukkan komitmennya. Tanpa menunggu waktu lama, ia mengumpulkan seluruh jajaran pengurus LPTQ, mulai dari Ketua Harian, Sekretaris Umum, Bendahara Umum, Wakil-Wakil Ketua, Wakil-Wakil Sekretaris, Koordinator Bidang hingga seluruh anggota pengurus lainnya. Pertemuan tersebut menjadi ajang silaturahmi sekaligus konsolidasi awal untuk menyamakan visi dan misi lembaga selama empat tahun mendatang.

“Kita manfaatkan momentum pertama ini sebagai ajang saling mengenal, mempererat jalinan silaturrahmi, sekaligus memperkuat kerja tim. Walaupun beberapa dari kita adalah wajah-wajah lama, namun ada juga pengurus baru yang perlu segera beradaptasi. Dengan kekompakan, kita akan mampu menjalankan amanah besar ini,” ujar Sekda dalam arahannya.

Ia menegaskan bahwa jabatan dirinya sebagai Ketua Umum LPTQ bersifat ex officio, tetapi semangat pengabdian di lembaga ini harus melampaui sekat-sekat birokrasi. “Latar belakang kita mungkin berbeda, tetapi di LPTQ kita satu rumah. Karena itu, sinergi, soliditas tim, dan kolaborasi dengan pemerintah daerah maupun pihak eksternal adalah kunci sukses kita,” tegasnya.

Sekda juga menyoroti pentingnya transparansi dalam pelaksanaan program kerja, termasuk dalam pengelolaan keuangan lembaga. Ia ingin LPTQ menjadi contoh lembaga yang akuntabel dan profesional, namun tetap mengedepankan rasa kekeluargaan dan kebersamaan dalam setiap aktivitasnya.

Susun Program Kerja, Tidak Hanya Fokus STQ dan MTQ

Dalam rapat perdana itu, Sekda mendorong seluruh pengurus untuk aktif menyusun rencana kerja jangka pendek, menengah, dan panjang. Ia meminta agar LPTQ tidak hanya terfokus pada persiapan event musabaqah seperti STQ maupun MTQ, tetapi juga melahirkan program-program strategis yang berkelanjutan.

“Peran LPTQ tidak boleh dipersempit hanya pada momen-momen STQ dan MTQ. LPTQ harus jadi motor penggerak dalam pembinaan dan pengembangan generasi Qur’ani Lombok Timur, baik dari sisi bacaan, pemahaman, maupun pengamalan Al-Qur’an,” ungkapnya.

Di hadapan jajaran pengurus, Sekda menegaskan bahwa LPTQ harus memiliki perencanaan yang matang, termasuk perencanaan anggaran yang jelas dan terarah. Semua program harus punya landasan yang kuat, bukan hanya bersifat seremonial atau musiman.

Ketua Harian LPTQ Ajak Selamatkan Lombok Timur dari Ketertinggalan

Sementara itu, Ustaz Sumayadi yang didapuk sebagai Ketua Harian LPTQ Kabupaten Lombok Timur, menyampaikan rasa syukurnya atas amanah besar tersebut. Ia mengaku peran Ketua Harian adalah tugas berat, tetapi akan terasa ringan jika diemban secara kolektif bersama seluruh pengurus.

“Saya bukan yang terbaik, saya hanya perpanjangan tangan untuk menyambung sinergi antar pemangku kepentingan, baik internal LPTQ, pemerintah daerah, maupun pihak eksternal lainnya,” ucap Sumayadi dalam penyampaiannya.

Ia berharap kekompakan pengurus LPTQ bisa menjadi kekuatan utama untuk membawa Lombok Timur keluar dari berbagai tantangan, khususnya dalam menghadapi Seleksi Tilawatil Qur’an dan Hadits (STQH) tingkat Provinsi NTB tahun ini.

“Kita punya tugas besar. STQH Kabupaten Lombok Timur akan digelar tanggal 4 sampai 8 Maret 2025, dan dari sana kita harus bisa meloloskan peserta terbaik ke STQH NTB yang akan dihelat di Kabupaten Sumbawa pada 25 April 2025,” tegasnya.

Sumayadi juga mengajak semua pihak untuk bersinergi menyukseskan program LPTQ, tidak hanya dalam penyelenggaraan lomba, tetapi juga dalam pembinaan generasi muda Qur’ani yang berkualitas.

“Kita ingin Lombok Timur bukan sekadar ikut, tapi hadir sebagai kekuatan besar di ajang STQH tingkat provinsi, bahkan nasional ke depannya. Mari kita mulai dari sekarang,” pungkasnya. || Editor adit