Kerap Omelin SKPD, Tetapi Ali BD di Duga Asik Main Catur Saja di Pendopo

Ketua Aktivis Jaringan Peduli daerah Lalu Saparudin Aldi alias miq Apeng
Ketua Aktivis Jaringan Peduli daerah Lalu Saparudin Aldi alias miq Apeng

Lombok Timur, Corong Rakyat – Pernyataan yang mengatakan Ali BD kerap omelin SKPD nya, sementara Ia diduga hanya asyik main catur saja, pernyataan tersebut disampaikan langsung oleh Ketua Aktifis Jaringan Peduli Daerah Lalu Safaruddin Aldi alias Miq Apeng, saat ditemui wartawan Jum’at (30/10/2015) di Selong.

Menurut Saparudin aldi yang dikenal dengan Miq Apeng , Ali BD hendaknya jangan hanya bisa menyalahkan SKPD nya saja, sementara Ia, waktunya hanya dihabiskan untuk main catur di Pendopo dan di Labuhan Haji saja, mestinya bapak bupati juga harus mampu mendatangkan uang banyak bagi daerah ini, kritisnya.

Selain itu lanjutnya, saat ini saya menduga Ali Bin Dachlan, dalam memimpin daerah ini telah menggunakan manajemen perusahaan , semua SKPD yang ada tampaknya terus didesak kepusat untuk dapat menghasilkan uang banyak, seolah-olah para SKPD tersebut adalah buruhnya, sementara Ali BD hanya bisa memerintah dan juga tidak begitu kreatif, buktinya saat ini untuk mendapatkan uang banyak, pemerintah ingin menjual pasir.

“ itukan sangat konyol,” lanjut Miq Apenk.

Faktor usia juga dinilai Apenk, merupakan faktor utama yang begitu dominan memicu bapak Ali Bin Dachlan kerap memarahi SKPD nya.

Disisi lain Miq Apenk juga menilai, Kepala SKPD yang dipilih oleh Ali Bin Dachlan saat ini sudah begitu maksimal berbuat untuk daerah, namun demikian, pada beberapa instansi strategis perlu dilakukan upaya penyegaran terhadap para pejabatnya. Terlalu lama menjabat pada dinas tertentu juga ada rasa jenuh, terutama pada dinas Pekerjaan Umum (PU) perlu ada regenerasi dan penyegaran pejabat.

Sementara itu, menanggapi saat ini Dikes Lotim tengah di nahkodai oleh Dr. Asrul Sani, dinilai Apenk sangat bagus dan sah-sah saja selama bisa membawa perubahan bagi Lotim kedepan, akan tetapi disini akan kita uji komitmennya pak Ali BD, Jika kedepan terdapat persoalan apakah pak Ali berani tidak memarahi anaknya, jika tidak maka masyarakat akan memarahinya, nyeleneh Miq Apenk dihadapan Wartawan media ini. (Ari)