FK-PKBM NTB Ikuti Mukernas dan Seminar Nasional di Jogyakarta

Kegiatan Musyawarah Kerja  Nasional (Mukernas) dan  Seminar  Nasional FK-PKBM pusat ini diikuti oleh 30 Pengurus FK-PKBM Provinsi dari seluruh Indonesia. Kegiatan tersebut  yang diwakili oleh perwakilan DPW, DPD  FK-PKBM dan perwakilan Ketua PKBM dari setiap Propinsi dan Kabupaten/ Kota untuk memperkuat tali silaturahmi sekaligus untuk menyampaikan target dan Misi kedepan PKBM.

JOGYAKARTA, Corongrakyat.co.id -Ketua Forum Komunikasi Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (FK-PKBM)  Nusa Tenggara Barat (NTB) mengikuti kegiatan Musyawarah Kerja  Nasional (Mukernas) dan  Seminar  Nasional  yang diadakan oleh  Forum Komunikasi Pusat kegiatan FK-PKBM Indonesia bertempat di Hotel Tasneem JaLan Brigjen Katamso Keparakan Kecamatan Margansan Daerah Istimewa Jogyakarta 27-28 Nopember 2020.

Dalam kesempatan tersebut Ketua Fk-PKBM Propinsi Nusa Tenggara Barat Lalu Nasrullah wijaya Kusuma, SP. MH  menyampaikan bahwa seluruh PKBM di Provinsi Nusa NTB tidak ada masalah seluruhnya dalam situasi yang baik dan Kondusif.

Nasrullah menambahkan, saat ini hampir seluruh Pendidik dan Pengurus PKBM  di NTB mendapatkan BSU dan penerbitan NUPTK, seperti biasa juga PKBM masih mendapatkan BOP Kesetaraan untuk meningkatkan pelayanan dan  layanan di PKBM masing – masing. Di samping itu seluruh Pengurus Forum Komunikasi Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (FK-PKBM)  tetap mendorong pemerintah Daerah melalui Dinas Pendidikan setempat  untuk mempermudah perpanjangan  Ijin  Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM).

“Peran PKBM sangat baik membantu pemerintah meningkatkan SDM yang mampu dan bisa di andalkan untuk menuntaskan pendidikan, terutama yang putus sekolah karena berbagai permasalahan,” Ujarnya.

Masih kata Nasrullah, untuk rakernas berikutnya agar dilaksanakan di NTB dan di apresiasi oleh seluruh pengurus DPW, DPD dan Ketua PKBM yang hadir saat kegiatan tersebut .

Sementara itu Bidang Advokasi dan Hukum FK-PKBM  Provinsi NTB menyampaikan, permohonan maaf karena tidak bisa mengikuti  kegiatan tersebut karena kondisi. Dirinya berharap kedepan PKBM harus mampu bersaing dalam hal memberikan kepercayaan terhadap masyarakat agar tetap memilih belajar di Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) dengan meningkatkan mutu layanan.

“Saat ini PKBM di NTB  sudah hampir seluruh nya sudah Terakreditasi telah menunjukan meningkatnya mutu pada PKBM  – PKBM  di NTB,” Ujarnya.

Lebih jauh Usman mengatakan dengan adanya Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) di NTB  banyak yang telah bekerja di perusahaan-perusahan, bekerja di pemerintahan dan juga sebagai Dewan Perwakilan Rakyat (red).