LK1 Komisariat IAIH Nw Pancor berlangsung selama 6 hari yang diikuti oleh 31 mahasiswa dari 3 Fakultas yang ada di IAI Hamzanwadi Nw Pancor dengan tetap menerapkan protokol kesehatan.
LOMBOK TIMUR, Corongrakyat. co.id -Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Komisariat Institute Agama Islam Hamzanwadi (IAIH) NW Pancor Cabang Selong gelar Basic Training 1 atau Latihan Kader 1 (LK1) yang berlangsung di Pondok Giroh, Desa Lendang Nangka, Kecamatan Masbagik, Kabupaten Lombok Timur.
Hadir dalam acara tersebut Persedium Kahmi Lombok Timur, Pengurus cabang HMI, komisariat se Cabang Selong dan beberapa perwakilan OKP lintas Lombok Timur.
Ketua Persedium Kahmi Lombok Timur Sapparuddin, M.Pd.I dalam arahanya menyampaikan, LK 1 kali ini harus mampu menjadi wadah terbina nya kepribadian muslim yang berkualitas, Mahasiswa akademis yang sadar akan fungsi dan perannya dalam berorganisasi, serta hak dan kewajiban sebagai kader umat dan bangsa.
Lebih lanjut Dirinya menyampaikan HMI itu, harus memiliki yang namanya nilai perjuangan dasar islam. hal inilah yang sekarang di sebut dengan identitas yang membedakannya kader HMI.
“Saya berharap, nantinya mereka memiliki satu nilai antara perjuangan sehari-hari, etika moral berpadu dengan nilai islam yang diajarkan. Sehingga dalam satu perjuangan tidak menyimpang,” pungkasnya.13/10.
Sementara itu, Ketua umum komisariat Zulhuda Apriadi menuturkan, LK 1 kali ini mengusung Tema “Menumbuhkan komitmen kader serta loyalitas ber-HMI, yang dihajatkan untuk melahirkan kader-kader yang punya komitmen kuat untuk berproses dan belajar terus-menerus sebagai manifestasi kader ummat dan kader bangsa.
“Komitmen lebih dalam maknanya dibanding dengan kalimat prinsip ataupun konsistensi. Oleh karenanya harapan saya selaku penanggung jawab HMI Kom IAIH Nw Pancor kader-kader yang lahir dari LK 1 kali ini betul-betul menghayati makna dari komitmen dan loyal,” Ujar Zulhuda.
Dikatakan Zulhuda, kultur akademik di lingkungan kampus belum begitu maksimal dalam melakukan kajian-kajian atau diskusi-diskusi. Budaya literasi dalam peroses pengkaderan juga masih minim.
“Karena itu, LK 1 ini diarahkan sebagai bagian dari proses mencetak kader-kader akademis yang bisa terimplementasikan sebagai khittah perjuangan bagi kader umat dan kader bangsa yang jadi fokus perjuangan HMI,” Harapnya. (Red).

