Optimalkan Layanan Kesehatan, Yankes Lotim akan Rampungkan BLUD Tahun ini

Rencana perubahan UPTD Puskesmas menjadi Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) harus didukung dengan peningkatan pelayanan kepada masyarakat. 


LOMBOK TIMUR,Corongrakyat.co.id -Pentingnya peningkatan pelayanan kesehatan melalui pengelolaan BLUD merupakan salah satu fokus program yang dilakuakan oleh dinas kesehatan kabupaten Lombok Timur melalui bidang layanan kesehatan (Yankes) di tahun 2020. Salah satu pemberi pelayanan kesehatan adalah Pusat Kesehatan Masyarakat atau yang disingkat Puskesmas.  Puskesmas sebagai salah satu jenis fasilitas kesehatan tingkat pertama memiliki peranan penting dalam sistem kesehatan nasional, khususnya subsistem upaya kesehatan.

Dikes Lombok Timur melalui Kepala seksi Yankes Saiful Rahman mengungkapkan BLUD cukup penting untuk segera dirampungkan menginat, pembangunan kesehatan yang diselenggarakan di Puskesmas bertujuan untuk mewujudkan masyarakat yang memiliki perilaku sehat, mampu menjangkau pelayanan kesehatan bermutu, hidup dalam lingkungan sehat, dan memiliki derajat kesehatan yang optimal.

“Sesuai dengan tugas pokok kami disini menaungi beberapa program akreditasi, pelayanan rayat jalan, rawat  inap dan kegawatdaruratan. Sekarang ini sedang kami rampungkan adalah penyesuaian status Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) Puskesmas. ini mungkin yang kami angkat geliatnya tahun ini karena sesuai dengan  perencanaan  tahun 2020,” Ujarnya.

Saiful menambahkan, di Tahun 2020 ini Yankes merencanakan  12 puskesmas untuk bisa merampungkan status BLUD. Adapun tahapan-tahan yang sudah dilakukan untuk BLUD yaitu, bimbingan tekhis penyusunan dokumen  sebagai prasyarat untuk BLUD yang sudah berlangsung selama satu minggu dari tanggal 21 sampai tanggal 25 september 2020. Untuk selanjutkan Yankes sedang merancang penilain dari puskesmas yang akan menju ke BLUD yang masih dalam prores penyusunan drap Sk Bupati.

“Sebetulnya puncak kegitain itu pada bulan maret sampai dengan juli namun dikarenakan ada pandemi sehingga beberapa kegiatan dari BLUD sedikit terhambat. Mungkin itu geliat yang kami lakukan, semantara untuk kegiatan program lainnya masih terkenada  anggaran karena Refocusing Anggaran. Mudah-mudahan untk BLUD ini bisa rampung pada penilaian dan penetapan pada tahun 2020 ini,” Imbuhnya.

Masih kata Siful, adapun terkait menyikapi kondisi pandemi ini, karena ada tim gugus tugas dan lidiksektornya ada dipengendalian dan penyakit menuliar, Yankes tentunya bersinergi dengan satu pelayanan yang berkaitan dengan covid-19, walaupun sudah ada tim tetapi Yankes memprokteksi tenaga melalui protokol kesehatan  mengingat  lini pelayaan itu terdiri dari tenaga seperti dokter, bidan perawat maupun nakes lain nya yang  tentu sudah diberikan  SOP oleh Yankes maupun  ketentuan ketentun yang bisa melindungi terhadap keamanan  kesehatan. Dirinya juga menjelaskan Yankes  telah  bekerjasama dengan sektor terkait dalam hal upaya upaya penyerbarluasan informasi.

“Fokus kami sebutulanya di tahun 2020 ini terkait akreditasi tapi karena covid dan anggarannya dari pusat, kami masih menunggu status bencana darurat ini dicabut dulu secara nasional. kemudian untuk pelayanan kesehatann nya sendiri tetap pada evaluasi kinerja pelayanan dan pemantauan tetapi itu kami lakukan secara berjenjang  melalui kepala puskesmas masing-masing,” Imbuhnya.

Terkait dengan kesehatan tradisional yang merupakan bidang dari Yankes juga, beberapa tempat sudah dilakukan kunjungan untuk penyehat tradisional dan untuk  BLUD akan dirampungkan  tahun 2020 ini karena keterkaitan anggaran. Adapun untuk sosialisasi, Yankes sendiri lebih banyak melakukannya melalui Puskesmas  karena bidang tugasnya sebagai pasilitator di kabupaten menyusun regulasi, sehingga semua informasi dan sosialiasi langsung kepada tehknis di Puskesmas, melalaui kepala puskesmas  langsung ke promosi kesehatan di masing masing puskesmas.

Saiful juga mengatakan,Yankes di  tahun 2021 sudah menyiapkan beberapa program untuk akreditasi terkait dengan layanan dan mutu. Kemudian pembinaan kinerja di masing masing puskesmas dan puskesmas pembantu (Pustu)  yang sejauh ini sudah menyebar sebanyak 80. Kemudian ada pertemuan peningkatan kapasitas  untuk meningkatkan keterampilan, keahlian, pengetahuan.,” kami juga berencana untuk meningkatkan  itu pada tahun 2021. Kemudian ada pertemuan kesehatan tradisional  yang akan kami pasilitasi sesuai dengan fokus bidang kami di Yankes,” Kata Saiful.

Saiful berharap, covid-19 ini  cepat berlalu dan status nya  segera di cabut oleh pemerintah. Karena  menurutnya, pandemi ini sangat berpengaruh terhadap pelayanan kesehatan  dan keberlangsungan program . Dirinya juga menghimbau kepada masyarakat pengguna layanan kesehatan  agar tetap mematuhi protokol kesehatan  yang sudah di tetepkan oleh pemerintah dalam rangka sama-sama menjaga diri demi kesehatan seluruh masyarakat, khusunya yang ada di kabuapten Lombok Timur. (Cr-wenk).