Selain apresiasi kinerja Gugus Tugas Covid-19. Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Lombok Timur berharap persoalan Jaringan Pengaman Sosial (JPS) tahap kedua merata
LOMBOK TIMUR, Corongrakyat.co.id –DPRD Kabupaten Lombok Timur mengapresiasi kinerja Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 setempat. Apresiasi diberikan dalam usaha pencegahan pandemi Covid-19 di wilayah Lombok Timur.
Menurut Ketua DPRD Lombok Timur Murnan, S.Pd menuturkan, tindakan cepat dan preventif dengan mengkoordinasikan seluruh pusat pelayanan kesehatan, mulai dari tingkat Kabupaten, Kecamatan hingga Desa, merupakan salah satu langkah strategis untuk mencegah penyebaran Covid-19.
“Saya kira cukup efektif yang di lakukan cuma yang perlu di benahi adalah terkait dengan kondisi masyarakat yang belum memiliki kesadaran dan menyikapi polemik antara di bukanya pasar dan masjid yang selalu menjadi persoalan di tengah masyarakat,” Ujar Murnan di ruang kerjanya. 19/05
Murnan menambahkan, perlu ada solusi-solusi yang lebih mengakomodir semua pihak karena memang di satu sisi dari protokol kesehatan kita harus kedepankan sisi lain tentu masyarakat juga harus memahami tentang bahaya dari wabah ini.
Selain itu Dewan Fraksi PKS itu juga menyinggung terkait dengan persoalan Jaringan Pengaman Sosial (JPS) karena dari alokasi anggaran tahap kedua lebih kepada JPS penanganan ekonomi.
“Kami berharap agar data betul-betul rill dan mengakomodir sesuai dengan apa yang di sampaikan sebelumnya bahwa semua KK harus di pastikan mendapatkan sentuhan dari jaringan pengaman sosial ini, tentu dengan memastikan data tidak bermasalah untuk bantuan baik yang bersumber dari Pusat, Provinsi, Kabupaten maupun Desa,” Imbuhnya.
Masih kata Murnan, terkait BST dari 80-an ribu jatah Lombok Timur itu baru teralisasi 21.700-an. Dengan demikian saya berharap pihak pemda dan pemdes harus bekerja lebih keras lagi untuk memvalidasi data agar segera terealisasi. Akibat data yang kurang lengkap akhirnya BST cair secara bertahap. kita tau ada Desa yang baru terealisasi 1 KK, adapula yang hampir selesai. “Saya kira ini harus dipercepat,” Paparnya.
Terkait rencana pembukaan masjid oleh Pemda, Murnan mengatakan sesuai dengan hasil rapat kemarin kalau tetap menggunakan protokol kesehatan dan sesuai hasil kajian. Dirinya mengatakan tidak apa-apa selagi kedisplinan masyarakat juga sangat di perlukan dan tergantung perkembangan.
“Berharap ada jaminan dari takmir masjid, karena rencana pembukaan masjid ini hanya untuk Masjid kecamatan dan Desa, Kalau takmir masjid melakukan sesuai dengan SOP kesehatan. Insyaallah akan terkendali,” Pungkas Murnan yang juga merupakan Ketua DPD Partai PKS Lotim itu.
Lebih jauh dirinya berharap agar masyarakat tetap mencuci tangan, kalau bisa di siapkan pengecekan suhu tubuh, dan pakai masker.
“Gugus Tugas Penanganan dan Pencegahan Covid-19 Lombok Timur, supaya terus melakukan sinergi antar semua tim yang ada, baik yang di lapanagan ataupun yang mengambil kebijakan agar betul-betul bekerja secara struktural, sehingga tidak ada yg tidak bekerja semua efektif berjalan sesuai dengan tupoksi masing-masing,” Tutupnya. (Cr- Wenk).

